Suarabmi.co.id – Mengurus paspor tanpa bantuan agen kini bukan hal sulit bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan. Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei membuka akses yang mudah bagi WNI yang ingin mengganti paspor secara mandiri. Prosesnya tergolong cepat dan murah, selama semua dokumen dipersiapkan dengan benar.
Analis bidang Imigrasi KDEI, Hartoyo Wiwit Notonegoro, menjelaskan bahwa proses penggantian paspor bisa dilakukan dengan dua metode: melalui website KDEI atau dengan menghubungi hotline WhatsApp resmi.
“Untuk caranya, ada dua metode. Pertama melalui website, atau KDEI mobile dan bisa juga melalui hotline WhatsApp kami di nomor 0905231225 yang jam kerjanya mulai 9 pagi hingga 5 sore pada hari kerja saja,” ujarnya, dikutip suarabmi.co.id dari CNA.
Berikut ini tahapan yang harus dilakukan oleh WNI yang ingin mengganti paspor sendiri:
1. Pastikan Paspor dan ARC Valid
Syarat utama adalah paspor lama masih ada dan tidak rusak. Selain itu, masa berlaku ARC (kartu izin tinggal) harus aktif. Jika ARC telah habis masa berlakunya atau dalam status overstay, penggantian tidak bisa diproses.
2. Bayar Biaya Penggantian Paspor di Bank
Pembayaran dilakukan di Bank Chang Hwa. Biayanya:
- NT$800 untuk paspor biasa
- NT$1.400 untuk e-paspor
Jika WNI datang ke KDEI tanpa membawa slip pembayaran, staf akan mengarahkan ke bank terdekat. Lokasi bank hanya sekitar 100 meter dari gedung KDEI dan peta bisa diminta di help desk.
“Bank Chang Hwa sangat dekat dengan KDEI, jaraknya hanya 100 meter saja. Tinggal keluar dari gedung KDEI ke arah kanan, dan terus jalan saja nanti ada gerai McDonald di sebelah kiri, nah tempatnya ada di belakang McDonald tersebut,” jelas Hartoyo.
3. Siapkan Dokumen yang Diperlukan
WNI wajib membawa:
- Fotokopi dan asli ARC
- Fotokopi dan asli paspor lama
- Slip pembayaran dari bank
- Formulir permohonan paspor
4. Buat Janji Melalui Hotline
Sebelum datang, WNI dianjurkan menghubungi hotline WhatsApp untuk membuat janji temu.
“Misalnya, dijadwalkan hari ini jam 10 pagi, dan membawa dokumen yang sudah disiapkan, jadi kalau bisa jangan langsung datang, agar nanti tidak menumpuk,” ujarnya.
Namun, KDEI tetap akan melayani WNI yang datang tanpa janji, selama membawa dokumen lengkap.
5. Datang ke KDEI dan Proses di Tempat
Setelah verifikasi dokumen, WNI akan difoto dan diambil sidik jarinya langsung di lantai dua KDEI.
6. Tunggu 4 Hari Kerja
Paspor yang telah diproses bisa diambil setelah empat hari kerja. WNI akan diberikan slip pengambilan sebagai bukti.
Bagi WNI yang berdomisili di luar Taipei, seperti di Kaohsiung atau wilayah lainnya, KDEI juga menyediakan opsi pengiriman paspor. Sebelum sesi foto, pemohon dapat membeli amplop pengiriman khusus yang disebut “黑貓 (hei mao)” di gerai 7-Eleven, lalu menuliskan alamat lengkap pengiriman di amplop tersebut. Hartoyo menyarankan agar alamat yang digunakan sesuai dengan data di paspor untuk memudahkan proses pengecekan. “Jadi misalnya bagi yang tinggal di Kaohsiung, sebelum foto paspor, WNI tersebut harus membeli amplop… dan menuliskan alamatnya. Bagi yang kurang tahu, silahkan untuk melihat tata cara di QR code berikut,” jelasnya.
Dengan sistem yang transparan dan akses yang mudah, KDEI Taipei mendorong para WNI untuk tidak lagi bergantung pada jasa agensi yang seringkali mematok biaya tinggi. Proses mandiri ini tidak hanya lebih murah, tetapi juga memberikan kendali penuh kepada WNI atas dokumen penting mereka.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







