Suarabmi.co.id – Observatorium Hong Kong resmi mengeluarkan Sinyal Peringatan Topan No. 1 pada Rabu malam 17 September 2025, setelah sebuah siklon tropis terpantau memasuki jarak 800 km dari kota tersebut. Siklon tersebut diperkirakan akan bergerak ke arah barat laut melewati timur Laut Cina Selatan, dengan kemungkinan menguat dan mendekati wilayah pesisir timur Guangdong.
Siklon yang kini masih berupa depresi tropis di sekitar Luzon, Filipina, diperkirakan akan meningkat intensitasnya menjadi badai tropis dan diberi nama “Mina” jika tidak ada sistem lain yang terbentuk lebih dulu. Diprediksi, badai tersebut akan mendarat di sekitar Shanwei, wilayah timur Hong Kong, antara 19 hingga 20 September.
Observatorium menyatakan bahwa sinyal peringatan bisa ditingkatkan menjadi Sinyal No. 3 mulai Kamis malam (18/9) atau Jumat (19/9), tergantung pada kekuatan badai, jarak zona angin kencang dengan Hong Kong, serta kondisi angin lokal. Model prakiraan dari berbagai lembaga cuaca regional seperti Taiwan, Jepang, Korea, dan Tiongkok juga menunjukkan potensi badai ini mendarat di sekitar Hong Kong pada Sabtu pagi.
Pengaruh cuaca mulai terasa sejak Jumat, dengan prakiraan hujan lebat, badai petir, angin kencang, dan gelombang tinggi hingga akhir pekan. Kecepatan angin bisa mencapai level 6 pada skala Beaufort, cukup kuat untuk mengganggu aktivitas pesisir dan transportasi laut.
Warga dihimbau untuk memantau perkembangan cuaca dan mengikuti pengumuman resmi observatorium terkait potensi peningkatan sinyal peringatan dalam beberapa hari ke depan.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







