Scroll untuk baca artikel
Berita

ART Tega Campur Pemutih ke Makanan, Keluarga Dokter di Batam Nyaris Jadi Korban

×

ART Tega Campur Pemutih ke Makanan, Keluarga Dokter di Batam Nyaris Jadi Korban

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Seorang dokter kecantikan asal Batam yang dikenal dengan nama Dokter Eni melalui akun Instagram @yeni_aa membagikan pengalaman mengerikan yang nyaris membahayakan nyawa dirinya dan keluarga.

Dalam unggahan reels dan sorotan di akun Instagram-nya, ia mengungkap hampir menjadi korban percobaan pembunuhan oleh asisten rumah tangga (ART) yang baru bekerja selama empat hari.

Kejadian ini berlangsung pada Kamis, 1 Mei 2025. Pada hari itu, Dokter Eni sendiri yang memasak sup ayam untuk keluarganya sejak pagi. Sup tersebut sempat dikonsumsi pada pagi dan siang hari dalam kondisi aman.

Namun saat hendak disantap kembali pada malam hari, ia dan suaminya mencium aroma menyengat yang tidak biasa dari sup tersebut.

Kecurigaan pun muncul, dan Dokter Eni mulai menyelidiki kemungkinan adanya zat berbahaya dalam makanan. Dugaan mengarah pada ART bernama Azizah yang baru bekerja selama empat hari.

Usai kejadian, Azizah tidak masuk kerja dengan alasan sakit yang disampaikan lewat pesan WhatsApp. Ia kembali absen di hari berikutnya, dan pada hari ketiga setelah kejadian, kembali mengirim pesan izin tidak masuk sekaligus menyatakan keinginannya untuk berhenti bekerja.

Selama tiga hari setelah kejadian, Dokter Eni memilih untuk tidak menunjukkan kecurigaan apa pun agar ART tersebut tetap datang bekerja dan bisa dikonfrontasi secara langsung.

Namun karena Azizah terus-menerus menghindar dengan alasan sakit dan akhirnya malah mengundurkan diri lewat pesan, Dokter Eni pun tersulut emosi. Ia akhirnya secara langsung menanyai Azizah lewat pesan dan mendesaknya mengakui perbuatannya.

Pengakuan pun didapat, dan Dokter Eni kemudian meminta Azizah datang ke rumah bersama kakaknya keesokan hari. Pada pertemuan tersebut, pengakuan Azizah direkam dan diunggah ke akun Instagram @yeni_aa. Video tersebut langsung menyita perhatian publik dan menjadi viral.

Dalam pengakuannya, Azizah mengaku kalau ia memasukkan pemutih dalam soup lantaran terbawa emosi sebelumnya disuruh-suruh oleh sang majikan. Tampak ART yang diketahui berusia 22 tahun itu menangis dan mengaku menyesali perbuatannya.

Meski tindakan yang dilakukan tergolong membahayakan, keluarga Dokter Eni memutuskan untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum. Tak diketahui apa pertimbangan yang mendasarinya, namun dari postingan yang dibagikan, ada potongan pesan Dokter Eni dengan kakak dari Azizah.

Ada permintaan sang kakak untuk tidak melaporkan masalah adiknya ke polisi. Ia khawatir orang tua mereka di kampung akan terguncang bila mengetahui kasus ini diproses secara hukum.

Kasus ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap proses perekrutan ART, khususnya dalam masa awal bekerja.***

==