Kabar BMI

Bekuk Pekerja Kaburan dan Selamatkan Dari Aksi Lompatnya, Polisi Wanita Taiwan ini Tuai Pujian

×

Bekuk Pekerja Kaburan dan Selamatkan Dari Aksi Lompatnya, Polisi Wanita Taiwan ini Tuai Pujian

Sebarkan artikel ini

Jiayi, Taiwan – Sebuah insiden menegangkan terjadi ketika seorang pekerja migran asal Vietnam yang telah menjadi kaburan mencoba melarikan diri dari kejaran polisi di Jiayi, Taiwan. Insiden tersebut bermula ketika polisi menghentikannya karena tidak memakai helm keselamatan saat berkendara motor. Meskipun ia awalnya berpura-pura kooperatif, dia dengan cepat mencoba melarikan diri dengan berlari, bahkan berusaha melompati gerbang besi setinggi 2 hingga 3 meter untuk melarikan diri.

Namun, seorang wanita polisi muda dengan refleks yang tajam segera merespons dan bekerja sama dengan rekan-rekannya untuk mencegah pelarian sang pekerja migran. Dengan tegas, mereka berhasil menghentikannya, bahkan berteriak agar ia menyerah. Dalam perjuangan ini, sang pekerja migran berusaha keras untuk melepaskan diri dan bahkan melukai salah satu petugas.

Petugas vs. Pelaku: “Kamu tidak memakai helm keselamatan, dan kamu harus mengenakannya di sini. Tunjukkan identifikasimu!”

Pekerja migran asing yang tidak memakai helm keselamatan mencoba kabur, tetapi petugas berhasil mencegahnya.

Petugas vs. Pelaku: “Apa yang akan kamu lakukan? Jangan kabur, kembali! Kenapa kamu melakukannya? Berbaringlah!”

Upaya sang pelaku untuk melompati gerbang besi setinggi 2 hingga 3 meter berhasil digagalkan, namun ia tetap berusaha keras dan membuat wanita polisi kesal.

Petugas vs. Pelaku: “Keluarkan tanganmu! Sana, jangan bergerak! Apakah kamu ingin menggigit saya? Angkat tanganmu! Tidak mendengar?”

Dengan kerja sama yang kuat, wanita polisi yang berani ini akhirnya berhasil menahan pekerja migran berusia 40 tahun tersebut. Proses ini tidak berjalan mudah, dengan keduanya mengalami luka lecet dan bengkak pada tangan dan kaki. Ternyata, pekerja migran Vietnam tersebut datang ke Taiwan untuk bekerja di Taichung, dan pada bulan Februari tahun ini, ia dilaporkan kabur, mencoba mencari pekerjaan di berbagai tempat untuk bertahan hidup, tetapi tidak dapat lolos dari jaring hukum.

Petugas di Stasiun Polisi Meishan, He Yuyi, berkomentar: “Kami mengejar selama sekitar 80 meter, dan saat kami menahan pelaku dengan kaki kami, lutut saya sedikit terluka. Ini pertama kalinya dalam karier saya sebagai polisi bahwa saya menghadapi pelaku yang sangat tidak kooperatif, tetapi dengan tindakan refleks, kami berhasil menangkapnya!”

Wanita polisi yang dipindahkan dari Zhuzhaki ke Meishan dua tahun yang lalu, setelah empat tahun dalam dinas polisi, pertama kali menghadapi pelaku yang berusaha melarikan diri dengan cepat. Dengan tanggapannya yang cepat dan kerja sama dengan rekan-rekannya, mereka berhasil menangkap pelaku dengan sukses!