Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Bosan Jadi TKI Selama 20 Tahun Bergaji Rp50 Juta, Ex TKW Ini Berhasil Buka Usaha Kue Beromzet Rp500 Juta/Bulan

×

Bosan Jadi TKI Selama 20 Tahun Bergaji Rp50 Juta, Ex TKW Ini Berhasil Buka Usaha Kue Beromzet Rp500 Juta/Bulan

Sebarkan artikel ini

Tak dapat diingkari, memiliki gaji yang gede merupakan impian sebagian banyak orang. Meski begitu, tak jarang ada yang berani melepaskan kenyamanan gaji besar untuk memulai dunia baru. Seperti pasangan suami-istri satu ini.

Sebelumnya, mereka sama-sama sempat mengabdi jadi TKI di negeri Paman Sam. Bahkan pendapatan yang diperoleh bisa mencapai Rp50 juta. Lantaran tak ingin berlarut terlalu lama untuk bekerja dengan orang lain. Mereka pun memutuskan untuk memulai bisnis sendiri. Bahkan kini pendapatannya bisa lebih menggiurkan.

Kisah nyata kali ini hadir dari Afrida Rismawati dan sang suami tercinta yang akrab disapa Abi. Keduanya sempat menjadi TKI di Amerika Serikat. Sebagian besar TKI akan memilih untuk terus kembali bekerja di luar negeri dibandingkan pulang ke tanah air.

“Selama 20 tahunan itu kita kerja sama orang sebagai Tenaga Kerja Indonesia di luar. Di Paman Sam ya Bi ya, Amerika,” kata Afrida.

“Mindset orang yang ada di luar negeri itu terutama yang TKI ya. Semakin lama semakin tinggal di sana, semakin takut dia akan pulang. Sebab, karena apa yang saya perhatiin itu orang yang pulang ke Indonesia akhirnya balik lagi gitu,” tukas Abi.

Selama puluhan tahun jadi TKI, akhirnya Afrida dan sang suami berkeinginan untuk memulai bisnis bersama. Mereka seakan lelah harus bekerja di bawah tekanan orang lain. Dari situlah tercetus ide menerima orderan kue kering.

“Kita buat di sana bisa puluhan sampai 30-50 juta sebulan pak. Jadi ngomongin di sini ini, bisa enggak kita hidup ya dengan bisnis, ya bisa dikatakan receh kalau dibanding sama sana (Amerika),” ujar Abi.

“Jadi berawal dari sana, gimana ngubah mindset biar kita itu enggak terus harus kerja sama. Karena ada tawaran, tergiurlah ada yang order kue kacang. Orderan yang dijanjikan setiap minggunya itu dari 1.000 sampai 5.000 toples. Orderan awal itu lancar,” ungkap Afrida.

Sempat Rugi Hingga Bangkit Kembali Beromset 1/5 Milyar, Ini Triknya