Suarabmi.co.id – Centers for Disease Control (CDC) Taiwan mengimbau masyarakat yang terluka atau terkena darah dalam serangan pisau massal di dekat Stasiun MRT Zhongshan pada Jumat untuk segera menghubungi hotline gratis CDC di 1922 dalam waktu 72 jam. Imbauan ini disampaikan karena salah satu korban yang terluka dinyatakan positif HIV.
Direktur Jenderal CDC, Lo Yi-chun, dalam laporan CNA yang dikutip suarabmi.co.id, menjelaskan korban tersebut sudah menjalani pengobatan jangka panjang dan dianggap memiliki risiko rendah menularkan virus. Meski demikian, Lo menegaskan risiko penularan tetap ada, terutama jika darah korban masuk melalui membran mukosa, seperti mata.
Obat pencegahan yang diberikan dalam 72 jam setelah terpapar dapat menurunkan risiko infeksi hampir nol. CDC akan menanggung biaya pengobatan ini melalui program khusus, termasuk pemantauan selama tiga bulan dengan tes pada minggu ke-4 hingga ke-6 dan minggu ke-12 hingga hasil akhir negatif.
Serangan ini dilakukan oleh Chang Wen, 27 tahun, sekitar pukul 18:37 pada Jumat, setelah sebelumnya menyerang di Stasiun MRT Taipei Main. Chang juga sempat melepaskan granat asap dalam aksinya. Hingga Sabtu sore, tiga orang tewas dan 11 lainnya terluka, termasuk dua di ruang perawatan intensif. Chang tewas setelah jatuh dari atap Eslite Spectrum Nanxi saat dikejar polisi.***






