Suarabmi.co.id – Kisah pilu dialami DDP, seorang bocah berusia 14 tahun asal Dusun Tlekung, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Ia menderita lipoma, benjolan besar di tulang belakang yang menimbulkan rasa nyeri hebat hingga menjalar ke kakinya. Meski mendapat penanganan medis di RSUD Kanjuruhan, perjuangan hidupnya tidak mudah.
Sejak kecil, DDP sudah kehilangan ayahnya yang wafat saat ia berusia 3 tahun 5 bulan. Saat ini, di tengah kondisi sakitnya, ibunya, Ika, terpaksa meninggalkannya untuk bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Singapura demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sementara DDP dan kakaknya, Doni, kini diasuh oleh nenek mereka.
Karena penyakitnya, DDP harus bolak-balik menjalani fisioterapi seminggu dua kali. Ia juga terpaksa berhenti sekolah sejak setahun lalu karena kesakitan saat duduk lama.
“Kalau nanti sudah sembuh, saya ingin sekolah lagi di MTs Al-Islam Gedangan,” kata DDP, dikutip suarabmi.co.id dari Surya Malang.
Pihak medis dan keluarganya berupaya memberikan perawatan terbaik dan berjanji membantu DDP agar bisa melanjutkan sekolah. Meski begitu, perjuangan bocah ini dan keluarganya tetap mengharukan, menunjukkan beratnya kehidupan yang harus dihadapi di usia muda.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







