Insting seorang ibu saat kejadian gempa, langsung memeluk anaknya Adit untuk melindungi dari reruntuhan bangunan yang bergoyang hebat.
Malang nasib sang ibu harus tertimpa bangunan rumah, Adit dalam pelukan sang Ibu terhantam balok kayu rumah. Begitupun sang calon suami, ikut tewas terkena reruntuhan rumah.
Abah Ahmad (55) warga Kampung Kopeng membenarkan jika Siti pulang ke Indonesia dari Arab Saudi untuk melangsungkan pernikahan.
“Iya Almarhumah sengaja pulang untuk menikah, tapi sekarang Siti, anaknya dan calon suami meninggal tertimpa reruntuhan bangunan rumah,” kata Abah Ahmad.
Rencananya akan dimakamkan di TPU Kampung Kopeng besok pagi usai solat Subuh.
“Insyaallah besok pagi akan langsung dimakamkan,” tandasnya.
Sebelumnya, warga Cianjur panik akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Beberapa kerusakan pun terjadi di berbagai Wilayah di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan laporan dari BMKG, gempa terjadi berkekuatan 5,6 Magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer.
Informasi dari pusat Posko Bencana Gempa Pemkab Cianjur menyatakan yang korban meninggal sebanyak 162, luka berat 700 orang dan ribuan lainnya luka ringan.







