Scroll untuk baca artikel
Internasional

Hati-hati! Cuaca Makin Panas, Ular Merajalela di Kawasan Changhua

×

Hati-hati! Cuaca Makin Panas, Ular Merajalela di Kawasan Changhua

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id Cuaca yang semakin panas berdampak pada meningkatnya kemunculan ular di ruang publik.

Departemen Pemadam Kebakaran Kabupaten Changhua, Taiwan, mencatat sebanyak 801 ekor ular berhasil ditangkap dari Januari hingga April 2025, atau rata-rata hampir 7 ekor per hari.

Jenis Ular yang Paling Sering Ditemukan

Menurut data resmi, jenis ular yang paling banyak ditangkap adalah ular Elaphe (ular raja), disusul oleh ular kobra, yang dikenal sebagai salah satu dari enam jenis ular paling berbisa di Taiwan.

Dalam daftar 10 ular yang paling sering ditangkap, tercatat pula ular berbisa seperti ular payung berbisa dan ular bunga tempurung kura-kura.

Departemen Pemadam Kebakaran mengingatkan bahwa dengan meningkatnya suhu, populasi ular yang muncul kemungkinan juga akan bertambah, terutama di musim panas.

Warga diimbau untuk waspada, terutama saat melakukan kegiatan di pegunungan dan daerah terbuka lainnya.

Baca Juga: Viral! TKI Temukan Mini Cooper Rongsokan di Jepang, Endingnya Disamperin Detektif

Rincian Statistik Penangkapan Ular

Dikutip suarabmi.co.id dari LTN, statistik menunjukkan 801 laporan penangkapan ular diterima selama empat bulan pertama tahun ini. Berikut adalah rincian jenis ular yang paling sering ditangkap:

  • 258 ekor ular hijau bau
  • 97 ekor ular tikus alis hitam
  • 91 ekor ular kobra
  • 53 ekor ular selatan
  • 38 ekor ular bunga
  • 29 ekor ular rumput
  • 20 ekor ular payung
  • 12 ekor ular bintik merah
  • 10 ekor ular bunga tempurung kura-kura
  • Serta sejumlah ular buta, ular berkepala hitam, dan jenis lainnya

Ular Kerap Terlihat di Area Wisata dan Sungai

Laporan warga menyebutkan bahwa ular kini sering terlihat di kawasan wisata seperti Baguashan, serta di sepanjang aliran sungai di Kota Changhua, Kecamatan Fenyuan, dan Huatan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran, karena tidak semua warga dapat membedakan antara ular berbisa dan tidak berbisa.

Baca Juga: Maskapai Penerbangan Rencana Hadirkan Kursi Berdiri, Begini Penampakannya

Imbauan dari Pemadam Kebakaran

Departemen Pemadam Kebakaran menyampaikan bahwa kebanyakan ular tidak agresif dan tidak akan menyerang manusia jika tidak merasa terganggu. Jika menjumpai ular di sekitar rumah, masyarakat diimbau:

  • Tidak panik dan menjaga jarak
  • Mengamati lokasi dan pergerakan ular
  • Tidak mencoba menangkap sendiri
  • Segera menghubungi layanan darurat di 119

Lingkungan yang bersih dan bebas tumpukan barang disebut sebagai salah satu cara paling efektif untuk mencegah kemunculan ular.

Kehadiran tikus yang menjadi mangsa utama ular juga bisa diminimalisasi dengan menjaga kebersihan.

Departemen juga telah menyediakan informasi lokasi rumah sakit yang memiliki persediaan serum anti-bisa ular.

Jika terjadi gigitan ular, masyarakat disarankan mencatat bentuk, warna, dan ciri fisik ular untuk memudahkan penanganan medis darurat.

Tren Tahunan: Puncak pada Bulan Agustus

Berdasarkan data tahun sebelumnya, kasus penangkapan ular terus meningkat selama musim panas:

  • Mei: 627 kasus
  • Juni: 590 kasus
  • Juli: 540 kasus
  • Agustus: 720 kasus

Agustus tercatat sebagai bulan dengan laporan terbanyak sepanjang tahun. Warga diimbau untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan selama melakukan aktivitas luar ruangan.(*)

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==