Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Innalillahi, TKI Asal Lampung Meninggal di Taiwan setelah Berjuang Melawan Radang Selaput Otak

×

Innalillahi, TKI Asal Lampung Meninggal di Taiwan setelah Berjuang Melawan Radang Selaput Otak

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lampung yang bekerja di Taiwan, Mundakir, dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat infeksi otak. Ia sempat dirawat dalam kondisi koma di ruang ICU Show Chwan Hospital, Changhua, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Kabar duka ini disampaikan melalui unggahan Facebook oleh akun bernama 羅莉娜 pada Selasa, 29 Juli 2025. Dalam postingan tersebut disebutkan bahwa Mundakir sebelumnya sempat sadar usai koma dan dirawat intensif karena menderita radang selaput otak.

“Innailahi wa Innailahi Rojiun telah berpulang saudara kita Almarhum mas Mundakir Alfatekah dr Lampung setelah sempat koma, sadar dirawat di RS Show Juan Changhua karena Radang selaput otak,” tulis akun tersebut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan mendampingi almarhum selama masa kritisnya, termasuk KDEI, Masjid Changhua, PCINU Ranting Changhua, serta Bu Siti dari Toko Indo Nusantara Yuanlin.

Kabar sakitnya Mundakir sebelumnya telah memicu solidaritas luas dari warga Indonesia di Taiwan, khususnya komunitas Nahdlatul Ulama. PCINU Ranting Changhua melalui unggahan pada 4 Juli 2025 mengajak masyarakat untuk mendoakan dan membantu biaya pengobatan almarhum.

“Mohon Ziadah doa dan bantuan dari semua jama’ah untuk kesembuhan Mas Mundakir (Jama’ah Nahdlatul Ulama Changhua) yang sedang sakit. Saat ini dia masih koma di ruang ICU ‘RS Show Chwan Hospital’ Changhua,” demikian isi unggahan tersebut.

Pihak keluarga juga telah membuka donasi yang disalurkan melalui rekening atas nama Mutaz Al Amri, sebagai bentuk upaya membantu biaya perawatan yang tidak sedikit. Pendampingan administratif dilakukan oleh relawan dan tokoh masyarakat setempat, salah satunya Bu Siti dari Toko Indo Nusantara di Yuanlin.

Semangat gotong royong dan kepedulian sesama WNI di Taiwan menjadi sorotan dalam peristiwa ini. Bantuan terus mengalir, baik dalam bentuk doa maupun dukungan finansial, menunjukkan eratnya solidaritas diaspora Indonesia di luar negeri.

Jenazah Mundakir rencananya akan diproses sesuai prosedur dan mendapatkan pendampingan dari komunitas serta pihak perwakilan Indonesia di Taiwan. Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan di Lampung diharapkan diberi ketabahan dan keikhlasan atas kepergian almarhum.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==