Scroll untuk baca artikel
Internasional

Jepang Bongkar Modus Perusahaan Pekerjakan TKI Secara Ilegal di Luar Sektor Pertanian

×

Jepang Bongkar Modus Perusahaan Pekerjakan TKI Secara Ilegal di Luar Sektor Pertanian

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Sekitar 120 pekerja asing, termasuk sejumlah orang Indonesia, diduga menjadi korban eksploitasi kerja ilegal di Jepang.

Polisi Metropolitan Tokyo menangkap empat orang, termasuk presiden direktur perusahaan jasa tenaga kerja yang beroperasi di Prefektur Yamanashi, atas dugaan mempekerjakan pekerja asing di bidang yang tidak sesuai dengan izin tinggal mereka.

Dalam laporan NHK yang dilansir suarabmi.co.id, perusahaan jasa tenaga kerja tersebut berpusat di Kota Fuefuki, Yamanashi. Selain presiden direktur, polisi juga menangkap tiga tersangka lain, termasuk seorang manajer pabrik laundry yang diduga menerima pekerja ilegal tersebut.

Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa sejak Oktober tahun lalu hingga Juni tahun ini, tiga pekerja asal Indonesia dengan izin tinggal untuk bidang pertanian dipindahkan untuk bekerja di sebuah pabrik laundry.

Padahal, izin tinggal mereka tidak mengizinkan pekerjaan di luar sektor pertanian. Tindakan ini melanggar Undang-Undang Imigrasi Jepang terkait penempatan tenaga kerja asing.

Dalam pemeriksaan, presiden direktur perusahaan jasa tenaga kerja mengaku, tidak masalah jika mereka bekerja di laundry saat tidak ada pekerjaan di bidang pertanian.

Sementara itu, manajer pabrik laundry mengakui tuduhan dan menjelaskan, “Kami kekurangan tenaga kerja parah, jadi terpaksa melakukannya demi mempertahankan perusahaan.”

Polisi menduga kasus serupa juga menimpa banyak pekerja asing lainnya. Diperkirakan lebih dari 120 tenaga kerja asing telah dipekerjakan secara ilegal di pabrik laundry tersebut selama dua tahun terakhir.

Hingga kini, pihak perusahaan jasa tenaga kerja belum dapat memberikan komentar karena pimpinan mereka telah ditangkap. Perusahaan laundry juga menunggu informasi lebih lanjut sebelum memberikan pernyataan resmi.

Penyidik masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap seberapa luas praktik eksploitasi terhadap tenaga kerja asing, khususnya pekerja Indonesia, dalam jaringan bisnis tenaga kerja ilegal di Jepang.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==