Kabar BMI

Jiah, TKI Nyuri Sepeda Listrik TKI Lainnya, Padahal Masih Kerja 1 Pabrik, Akhirnya Dicyduk Pakde Tanpa Ampun

×

Jiah, TKI Nyuri Sepeda Listrik TKI Lainnya, Padahal Masih Kerja 1 Pabrik, Akhirnya Dicyduk Pakde Tanpa Ampun

Sebarkan artikel ini

Kota Kaohsiung, 9 November 2023 – Pada malam tanggal 19 Oktober sekitar pukul 21.00, seorang pekerja migran Indonesia bernama Wu melaporkan kepada Kantor Kepolisian Distrik Siaogang di Kota Kaohsiung bahwa sepeda motor listriknya telah dicuri di depan asrama di sekitar Jalan Fu Hua, Kota Kaohsiung. Pihak berwenang segera mengecek rekaman kamera CCTV dan berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian sebagai seorang pekerja migran Indonesia lainnya, seorang pria bernama Mu.

Dalam rekaman kamera pengawas, pada sekitar pukul 00.00 pada hari yang sama, seorang pria tak dikenal dengan helm di kepalanya terlihat berjalan kaki di sekitar tempat tinggal Wu. Ketika tidak ada yang memperhatikan, pria tersebut menggunakan kunci cadangan yang dimilikinya untuk mencuri sepeda motor listrik Wu. Setelah berhasil mencuri, ia pergi dengan mengendarai sepeda motor tersebut. Melalui penyelidikan lebih lanjut, pihak berwenang melacak perjalanannya dan menemukan bahwa ia membawa sepeda motor curian ke sekitar Jalan Gao Feng hingga Jalan Er Ling, kemudian menyembunyikannya di rumahnya.

Iklan

Dalam upaya penyelidikan yang diperluas, pihak berwenang berhasil mengidentifikasi Mu, seorang pekerja migran Indonesia, termasuk ciri-ciri fisik dan pakaian yang sering dikenakannya. Pada sekitar pukul 08.00 pada tanggal 4 November, ketika sedang melakukan patroli, polisi melihat Mu mengendarai sepeda motor curian tersebut di Jalan Zhongshan menuju Jalan Zhongan.

Mereka segera mengikutinya dan memberikan laporan ke jaringan polisi online untuk menghentikannya. Mu akhirnya ditangkap dan diperiksa di perempatan Jalan Zhong’an dan Jalan Deren di Distrik Siaogang, Kota Kaohsiung.

Selama pemeriksaan, Mu mengakui bahwa ia mengenal Wu, yang juga merupakan seorang pekerja migran Indonesia, dan keduanya bekerja di pabrik yang sama.

Mu mencuri sepeda motor listrik Wu karena sepeda motornya sendiri rusak dan tidak bisa digunakan. Pada malam tanggal 19 Oktober, Mu pergi ke asrama Wu untuk mencuri sepeda motor listrik tersebut.

Polisi menangkap Mu, menyita kunci cadangan yang digunakannya, dan mengembalikan sepeda motor listrik milik Wu. Mu sekarang dihadapkan pada tuduhan pencurian dan akan diserahkan kepada Kantor Jaksa Tinggi Kaohsiung untuk penyelidikan lebih lanjut.