Scroll untuk baca artikel
Internasional

Kebakaran Hebat di Taipei Lukai 8 Orang, Bayi Dievakuasi Lewat Atap

×

Kebakaran Hebat di Taipei Lukai 8 Orang, Bayi Dievakuasi Lewat Atap

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Sebuah insiden kebakaran hebat terjadi pada Jumat pagi di kawasan dekat Pasar Muzha, Distrik Wenshan, Taipei. Api dengan cepat menyebar dan melalap beberapa bangunan di sekitarnya, menyebabkan delapan orang mengalami luka-luka dan merusak empat rumah.

Kebakaran tersebut menimbulkan kepanikan, bahkan sejumlah warga harus menyelamatkan diri dengan cara memecahkan jendela dan naik ke atap demi menghindari kobaran api.

Dikutip suarabmi.co.id dari TVBS, di antara para korban, terdapat satu keluarga yang menyelamatkan diri dengan membawa serta bayi perempuan berusia lima bulan.

Mereka tampak naik ke atap rumah sambil memeluk erat sang bayi karena takut terkena asap tebal. Setelah sampai di tempat yang dirasa aman, mereka menyerahkan bayi tersebut kepada warga yang membantu evakuasi.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi menemukan api sudah membesar dengan asap hitam membumbung tinggi. Mereka segera melakukan pemadaman dari berbagai arah dan berhasil mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah. Keluarga yang terdiri dari empat orang termasuk bayi tersebut kini dalam perawatan medis, dan semuanya dalam kondisi sadar.

Warga sekitar mengaku curiga atas penyebab kebakaran ini. Sejumlah kesaksian menyebutkan bahwa kebakaran kemungkinan bukan kecelakaan semata, melainkan diduga akibat tindakan pembakaran yang disengaja oleh penghuni rumah yang menjadi titik awal kebakaran.

Salah satu warga mengatakan bahwa pagi hari sebelum kebakaran, sepeda motor milik pemilik rumah tidak terlihat di tempat, seolah-olah ia telah pergi meninggalkan rumah. Anehnya, setelah api mulai berkobar, pemilik rumah justru terlihat datang dengan sepeda lalu segera pergi setelah melihat situasi.

Kesaksian lain mengungkapkan bahwa sehari sebelum kejadian, muncul bau menyengat dan asap dari rumah tersebut, dan telah dilaporkan ke polisi. Namun saat polisi datang, pemilik rumah memadamkan api sebelum aparat melakukan tindakan. Polisi hanya sempat mendokumentasikan kondisi saat itu tanpa melakukan penindakan lebih lanjut.

Selain rumah kontrakan yang dihuni oleh keluarga korban, beberapa tempat usaha seperti kantor lingkungan, toko pijat, dan bengkel pendingin udara juga ikut terdampak kebakaran ini. Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran warga sekitar terhadap potensi insiden serupa di masa depan yang dapat mengancam keselamatan mereka.

Perlu dicatat bahwa hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Adapun dugaan pembakaran sengaja belum terbukti secara hukum, sehingga setiap orang yang diduga terlibat tetap harus dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==