Scroll untuk baca artikel
Internasional

Kebakaran Pabrik Baterai Litium di Kaohsiung, 15 Orang Luka dan Polusi Udara Meningkat

×

Kebakaran Pabrik Baterai Litium di Kaohsiung, 15 Orang Luka dan Polusi Udara Meningkat

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Sebuah insiden kebakaran terjadi di pabrik baterai litium Molie Quantum Energy Corp. di Distrik Siaogang, Kaohsiung, Taiwan, pada Senin pagi. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 15 orang terluka, termasuk tiga petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 05.00 waktu setempat, dan memicu pengerahan besar-besaran dari Biro Pemadam Kebakaran Kaohsiung.

Menurut laporan CNA yang dikutip suarabmi.co.id, sebanyak 91 personel dan 46 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menangani api yang berkobar dan menimbulkan asap tebal di langit kota.

Menurut otoritas setempat, 12 pekerja mengalami luka ringan berupa lecet, sementara tiga pemadam kebakaran menderita luka bakar. Seluruh korban telah mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Pihak perusahaan induk, TCC Group Holdings Co., mengungkapkan bahwa titik awal kebakaran berada di gudang penyimpanan baterai setengah jadi. Dalam pernyataannya, perusahaan menjelaskan bahwa sistem pemadam otomatis pabrik langsung aktif saat insiden terjadi, dan api berhasil dikendalikan tak lama kemudian.

Sementara semua pekerja telah berhasil dievakuasi dengan selamat, Biro Perlindungan Lingkungan memperingatkan masyarakat sekitar akan dampak kualitas udara yang menurun akibat kebakaran. Deteksi partikel polutan PM2.5 tercatat dalam radius hingga enam kilometer dari lokasi.

Meski tidak ditemukan gas beracun atau bahan kimia berbahaya di udara, otoritas lingkungan menyatakan bahwa pabrik bisa dikenakan denda hingga NT$5 juta sesuai Undang-Undang Pengendalian Pencemaran Udara. Warga diimbau untuk tetap berada di dalam rumah, menutup jendela, dan membatasi aktivitas luar ruangan.

Wali Kota Kaohsiung, Chen Chi-mai, turun langsung ke lokasi kebakaran dan memerintahkan penghentian sementara seluruh aktivitas operasional pabrik. Ia menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan maksimal dalam fasilitas industri yang menangani bahan kimia.

Chen menyatakan, “Karena pabrik baterai litium menangani zat kimia, standar keselamatan dan pencegahan kebakaran tertinggi harus diterapkan.”

Pabrik tersebut berlokasi tak jauh dari Bandara Internasional Kaohsiung. Namun pihak bandara memastikan bahwa aktivitas penerbangan tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh kepulan asap dari insiden tersebut.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==