Suarabmi.co.id – Seorang anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Pingtung, Taiwan, dievakuasi secara darurat setelah mengalami gangguan kesehatan saat berada di tengah laut. Informasi ini disampaikan Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) pada Senin, 1 September 2025.
Insiden terjadi pada 30 Agustus sekitar pukul 06.00 pagi, ketika kapal yang terdaftar di Kelurahan Donggang, Pingtung, melaporkan bahwa salah satu ABK mereka mengalami kesulitan buang air kecil (BAK). Usai mengonsumsi obat, kondisinya justru memburuk, hingga memerlukan penanganan medis segera di daratan.
CGA segera menurunkan kapal penyelamat Anping setelah menilai situasi sebagai kondisi darurat. Meskipun kapal nelayan berada lebih dari 100 mil laut dari posisi Anping, kapal penjaga pantai itu tetap dikerahkan dengan kecepatan maksimum yang aman.
Sekitar pukul 13.00 siang, Anping berhasil menjangkau kapal tempat ABK tersebut berada dan mengevakuasinya. Setelah kondisi awal dinyatakan stabil, Anping mengatur rute kembali menuju wilayah perairan Xiaoliuqiu.
Pada pukul 20.00 malam, pasien dipindahkan ke kapal 3581 dari Kaohsiung, yang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Donggang. Setibanya di pelabuhan, ABK asal Indonesia tersebut dibawa oleh agensi bermarga Huang ke Rumah Sakit Universitas Fooyin untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lanjutan.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







