Ruang Baca

KTV dan TKW Kaburan di Taiwan

×

KTV dan TKW Kaburan di Taiwan

Sebarkan artikel ini
Foto: Google

Di Taiwan kita mengenal KTV, kalau di Indonesia seperti tempat karaoke yang digandrungi para sugar daddy atau lebih tepatnya om om untuk melepas lelah setelah seharian bekerja, melepas lelah dengan memandangi betapa eloknya para LC dihadapan mereka, yang sejuta kali lebih elok dari istri istri mereka, hemmm…

Dunia KTV di Taiwan, tidak asing bagi orang Indonesia khususnya mereka para akhwat berparas cantik yang berstatus swasta atau kaburan, yah kenapa demikian?

Iklan

KTV menjadi jalan terakhir mereka mengais rejeki setelah berstatus kaburan dan kesusahan mencari pekerjaan di Taiwan, yah itulah sedikit fakta di Taiwan, betapa jahatnya dunia pekerja ilegal yang salah jalan.

Tidak sedikit dari mbak mbak itu dimanfaatkan segelintir orang demi keuntungan untuk bekerja melayani sudar daddy hingga tanpa batas, ya tanpa batas, kamu tahulah itu …

Tidak semua memang, tapi tidak sedikit loh yang mengalami hal ini. Mereka mengaku terpaksa karena mencari pekerjaan sebagai kaburan itu kadang susah atau ada juga yang terjebak rayuan teman sendiri.

“Ayu kabur, kerja bareng aku enak, gajinya gede, kerjanya nikmat” Rayu mereka mereka yang sedang ingin menambah teman di KTV.

Kebanyakan setelah mendapat bujuk rayu, mereka ada yang tergiur dan kabur, setelah kabur, bingung mencari kerja dan disinilah si teman yang sok baik itu mulai beraksi.

“Ayo kerja sama bareng aku, enak kok, nggak capek, uangnya gede” Begitu mereka merayu hingga akhirnya sekali mencoba, takut, kembali lagi mencoba hingga akhirnya terbiasa. Dah segini saja tulisannya.

Tulisan ini sekedar esai, mencurahkan pikiran dari pengalaman kisah kisah mereka yang berkisah. Apakah kamu punya teman yang seperti saya ceritakan diatas?

Sudahlah, semua punya jalan, jangan coba coba kabur, kalau kamu masih tidak punya tujuan alias masih akan cari pekerjaan. Saya yakin, kalau kamu kabur tanpa tujuan dan tidak ada relasi majikan banyak, lama kelamaan kamu akan terjun juga didunia ini. KTV tidak sepenuhnya jelek, yang agak kekiri ituloh yang jelek, hehehe…. sama seperti sebagian LC di Indonesia.