Kabar BMI

Merasa Di daerah Terpencil Aman Tengah Malam, Mabuk Sambil Berkendara, 3 Pekerja Migran Dicyduk Pakde, Makin Ketat

×

Merasa Di daerah Terpencil Aman Tengah Malam, Mabuk Sambil Berkendara, 3 Pekerja Migran Dicyduk Pakde, Makin Ketat

Sebarkan artikel ini

Pada malam tanggal 2 September, sekitar pukul 22.00, Kepala Kantor Polisi Bali dari Sub-Bagian Lu Zhou, Zhong Cheng Yu, dan polisi Li Yong Jie sedang melakukan patroli di Jalan Zhongshan, Bagian II, wilayah yurisdiksi mereka.

Mereka dengan tidak sengaja melihat Guo dan Pei mengendarai sepeda listrik tanpa helm keamanan. Mereka segera menghentikan mereka dan melihat bahwa kedua orang tersebut memiliki wajah yang merah dan tercium bau alkohol yang kuat.

Iklan

Tes alkohol langsung dilakukan, dan hasilnya adalah 0,49MG/L untuk Guo dan 0,25MG/L untuk Pei. Keduanya ditangkap atas tuduhan pelanggaran kejahatan umum.

Tidak disangka-sangka, ketika polisi hendak membawa Guo dan Pei ke kantor polisi, petugas yang peka mata di jalan yang sama, sekitar 600 meter dari tempat itu, menghentikan Xu, yang mengendarai skateboard listrik.

Setelah dites, nilai alkohol dalam darahnya juga jauh melebihi batas yaitu 0,66MG/L. Maka, Xu juga dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam waktu setengah jam, tiga pelanggar alkohol di jalan telah ditangkap, yang membuat petugas polisi berkomentar, “Ini terlalu mengherankan!” Setelah pemeriksaan lebih lanjut, mereka semua dihadapkan pada tuduhan pelanggaran kejahatan umum.

Kantor Polisi Lu Zhou menyatakan bahwa sepeda listrik dan skateboard listrik termasuk dalam kategori “kendaraan lambat,” dan hukuman dapat dikenakan jika tingkat alkohol dalam darah melebihi 0,15 mg.

Namun, sebagai kendaraan bermesin, mereka yang mengemudikannya dengan tingkat alkohol dalam darah melebihi 0,25MG/L masih dapat dikenakan tuduhan pelanggaran kejahatan umum menurut hukum pidana. Mereka memperingatkan masyarakat agar tidak merasa berani-beraninya dalam kondisi seperti itu.