Suarabmi.co.id – Seorang pria berusia 54 tahun kini menghadapi tindakan hukum setelah diduga berenang di pantai yang ditutup akibat cuaca ekstrem pada Rabu lalu, saat Tanda Siklon No. 10 diterapkan. Aksi pria tersebut memicu polisi untuk mengeluarkan surat panggilan karena melanggar peraturan pantai.
Peristiwa tersebut terjadi di Golden Beach, sepanjang Castle Peak Road, yang telah ditutup oleh pihak berwenang demi keselamatan warga saat topan Ragasa melanda. Meski pantai dalam kondisi tertutup dan berbahaya, laporan yang diterima polisi menyebutkan bahwa seorang pria terlihat tengah berenang di area tersebut.
Setelah menerima laporan, petugas polisi segera menuju lokasi dan memberikan peringatan kepada pria yang diketahui bernama Tai, yang kemudian meninggalkan tempat tersebut. Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi dari distrik Tuen Mun mengajukan surat panggilan ke pengadilan pada tanggal 26 September untuk menuntut pria tersebut atas pelanggaran peraturan pantai.
Dikutip suarabmi.co.id dari The Standard HK, Tai kini terancam dikenakan denda hingga HK$2.000 dan hukuman penjara selama maksimal 14 hari jika terbukti bersalah melanggar peraturan di bawah Public Health and Municipal Services Ordinance, yang mengatur penutupan sementara pantai demi alasan keselamatan.
Peraturan ini bertujuan untuk mencegah kejadian yang berisiko tinggi pada cuaca buruk, seperti yang terjadi pada saat topan. Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dan tidak mengabaikan penutupan area pantai, terutama pada kondisi cuaca yang ekstrem.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







