Suarabmi.co.id – Sebuah insiden keselamatan kerja memicu kekhawatiran publik di Distrik Sanmin, Kaohsiung, setelah warga merekam empat pekerja bangunan yang bekerja tanpa sabuk pengaman di atas perancah setinggi sembilan lantai di dekat sebuah rumah duka.
Rekaman yang beredar menunjukkan para pekerja bergerak bebas di perancah tanpa perlindungan apa pun, membuat banyak orang yang melihatnya merasa ngeri.
Salah satu saksi mata mengaku sangat khawatir melihat aksi tersebut karena lokasi pembangunan berada di dekat Kaohsiung City Mortuary, yang suasananya memang sudah cukup sensitif.
“Kalau sampai terjadi kecelakaan, akibatnya akan sangat fatal,” ujar seorang warga setempat, dikutip suarabmi.co.id dari TVBS.
Menurut laporan, bangunan yang sedang dibangun tersebut adalah sebuah balai pemakaman. Peristiwa itu terjadi pada 20 Oktober dan langsung mendapat respons dari pihak berwenang.
Saat wartawan kembali ke lokasi keesokan harinya, terlihat bahwa para pekerja telah mengenakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, termasuk sabuk pengaman.
Pihak manajemen proyek mengakui bahwa pada saat kejadian, pekerja memang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan. Mereka berdalih bahwa para pekerja tersebut adalah tenaga kerja sementara dan biasanya memakai alat pengaman saat pagi hari.
Namun, pengawasan dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Kaohsiung sudah dilakukan, dan denda telah dijatuhkan kepada pihak pengelola proyek.
Wakil Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Pi Chung-mou, menyatakan bahwa tindakan tidak memakai perlengkapan pencegahan jatuh seperti sabuk pengaman merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jika terbukti bersalah, perusahaan bisa dikenakan denda antara NT$30.000 hingga NT$300.000 (sekitar Rp15 juta hingga Rp150 juta).
“Denda hanyalah persoalan administratif. Yang paling penting adalah keselamatan para pekerja. Jika terjadi kecelakaan, apalagi di dekat rumah duka, dampaknya bisa sangat besar,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak di sektor konstruksi untuk tidak mengabaikan standar keselamatan kerja. Penggunaan perlengkapan pelindung bukan hanya soal kepatuhan hukum, tetapi juga menyangkut nyawa manusia.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







