Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Perawat Migran di Taichung Divonis Kanker PD Stadium 4, Kondisinya Memperihatinkan

×

Perawat Migran di Taichung Divonis Kanker PD Stadium 4, Kondisinya Memperihatinkan

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Suhartini, seorang perawat migran asal Indonesia yang bekerja di Taichung, Taiwan, tengah menghadapi kondisi kesehatan yang sangat serius setelah didiagnosis mengidap kanker payudara stadium 4. Wanita yang meninggalkan kedua putranya demi memenuhi kebutuhan keluarga ini baru menyadari kondisi kronisnya setelah pihak majikan dan agensi tidak memberikan penjelasan medis yang transparan.

Menurut pernyataan Serikat Buruh Industri Perawatan Taiwan (SBIPT), Suhartini pertama kali mengetahui adanya kanker saat menjalani kontrak kerjanya yang baru berjalan satu tahun. Namun, awalnya ia masih mengira kondisinya tidak terlalu buruk karena tidak ada informasi yang jelas dari pihak terkait.

Ketika majikan memutuskan menghentikan kontrak kerjanya, agensi kemudian menawarkan opsi agar Suhartini pulang ke Indonesia. Dalam keadaan sulit itu, Suhartini melapor ke SBIPT. Sayangnya, shelter yang biasanya menjadi tempat penampungan bagi pekerja migran sakit sedang penuh. Oleh sebab itu, SBIPT merekomendasikan Suhartini untuk mendapatkan perlindungan dari Shelter Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) yang berlokasi lebih dekat.

Suhartini kini berada di bawah pengawasan Shelter Serve the People Association (SPA) yang bekerjasama dengan SBIPT dan KDEI untuk memastikan ia mendapat perawatan yang layak. Mengingat kondisi Suhartini yang cukup serius, SPA juga tengah mengurus kedatangan salah satu putranya ke Taiwan sebagai bentuk dukungan keluarga. Proses administrasi masih berlangsung.

Fajar, Ketua SBIPT, menyampaikan harapannya kepada media:
“Mohon doa dari teman-teman semua, agar beliau diberi kesembuhan dan kelancaran dalam proses pengobatan. Jaga kesehatan, saling menguatkat.”

Sementara itu, Lina, Koordinator SPA yang ditemui oleh CNA pada 15 Juli 2025, mengungkapkan bahwa Suhartini saat ini dirawat di Rumah Sakit Chang Guang Linkou, Taoyuan. Ia mengungkapkan kondisi yang jauh lebih parah dari perkiraan awal:
“Ia masuk ke rumah sakit sejak bulan Juni lalu. Awalnya ia bilang pada kami kalau kanker stadium 1, ternyata bukan. Dia sudah stadium 4 sudah parah. Keadaannya sudah menular ke organ yang lain. Bahkan payudara sebelah kanan sudah bernanah, dan bau.”

Ketika ditanya soal kemungkinan operasi, Lina menjelaskan bahwa dokter tidak merekomendasikan tindakan operasi karena kanker sudah menyebar luas ke seluruh tubuh. Soal biaya perawatan, Lina menegaskan bahwa semua biaya, termasuk biaya penjaga untuk Suhartini yang mencapai NT$1300 (sekitar Rp722 ribu), ditanggung oleh Shelter SPA Taoyuan.

Kasus Suhartini menjadi pengingat penting bagi perlindungan dan perhatian terhadap pekerja migran yang bekerja jauh dari keluarga, terutama yang mengalami masalah kesehatan serius.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==