Scroll untuk baca artikel
Kabar BMIRuang Baca

Ribuan Barang TKI Terjebak di Semarang, Paketanmu Sudah Nyampek Belum Guys?

×

Ribuan Barang TKI Terjebak di Semarang, Paketanmu Sudah Nyampek Belum Guys?

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – BP2MI mengungkapkan bahwa masih ada ribuan barang kiriman pekerja migran Indonesia (PMI) yang terjebak di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Benny Rhamdani, Kepala BP2MI, menyatakan bahwa dari total 60.723 dos barang kiriman PMI, sekitar 7.000 dos masih tertahan di pelabuhan tersebut.

Dia mengkritik situasi ini mengingat adanya revisi Permendag No.36/2023 yang seharusnya mempermudah impor barang kiriman PMI dengan menghapuskan persyaratan perizinan dan pembatasan jenis serta jumlah barang.

Baca Juga: STOP Dulu Kirim Paket, Puluhan Kontainer Barang Kiriman PMI Tertahan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

“Meskipun Permendag ini telah direvisi, namun tidak terlihat peningkatan yang signifikan dalam pengeluaran barang-barang tersebut. Saat ini dari 60.723 dos hanya tinggal sekitar 7.000-an,” ujar Benny setelah menghadiri rapat dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Selasa (9/7/2024).

Benny juga mengungkapkan bahwa sebagian barang bahkan sudah tertahan selama 8 bulan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang setelah melakukan pengecekan di gudang penyimpanan beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, ia telah menginstruksikan pihak pelabuhan untuk segera mengeluarkan barang-barang PMI tersebut.

Baca Juga: Gaji Tembus 2 Digit, Calon TKI Jatuh Cinta Kerja di Korea Selatan

Dilansir Suarabmi.co.id dari  laman bisnis.com, pada Mei 2024, pemerintah melakukan perubahan atas Permendag No.36/2023 dengan menerbitkan berbagai kebijakan baru untuk memperlancar proses impor, termasuk untuk barang-barang tertentu seperti elektronik, alas kaki, pakaian jadi, dan lainnya. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan barang impor di berbagai pelabuhan utama di Indonesia.***