Scroll untuk baca artikel
Berita

Ribuan Rumah di Taiwan Masih Gelap, Ngantri Perbaikan Tiang Listrik Pasca Topan Danas

×

Ribuan Rumah di Taiwan Masih Gelap, Ngantri Perbaikan Tiang Listrik Pasca Topan Danas

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id Topan Danas menerjang wilayah tengah dan selatan Taiwan dengan kekuatan angin yang luar biasa, mencatatkan sejarah sebagai topan pertama yang mendarat di Chiayi dalam 120 tahun terakhir.

Badai ini memicu kerusakan besar pada jaringan listrik, menumbangkan hampir 2.500 tiang listrik di seluruh Taiwan, sebagian besar di Tainan dan Chiayi.

Ribuan Rumah Masih Tanpa Listrik

Data dari Taipower mencatat sekitar 12.000 rumah tangga di Tainan dan Chiayi masih mengalami pemadaman listrik hingga hari ini.

Kerusakan kali ini bahkan melebihi rekor topan dahsyat Soudelor pada 2015, yang menyebabkan hampir 1.000 tiang patah.

Baca Juga: Badai Topan Danas: Rumah Pecah, Selebriti Terkurung, Taiwan Diguncang Tanpa Ampun!

Upaya Pemulihan Penuh Tantangan

Dikuti suarabmi.co.id dari TVBS, Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP), Tsai Yi-yu, menyampaikan lewat akun Facebook bahwa pihaknya menerima keluhan warga Kotapraja Yizhu, Chiayi, yang meminta percepatan pemulihan listrik.

Namun, Direktur Xu dan Manajer Wu dari Taipower menjelaskan adanya hambatan teknis signifikan, termasuk 43 tiang yang patah di jalur utama serta jarak kabel yang jauh.

Tim Taipower kemudian memutuskan memulai perbaikan darurat dari Jalan Baru Jia 29 untuk memulihkan listrik di lima desa sekaligus, termasuk Xindian, Guoluzi, dan Ganziliao. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan di Jalur 163.

Baca Juga: Hong Kong Berlakukan Sinyal Topan No. 3 untuk Taifun Koinu, Aturan Kerja Baru dari Labour Department

Tantangan Konstruksi dan Cuaca

Taipower menyebut Topan Danas sebagai “pembunuh tiang” karena kekuatan anginnya yang mencapai level 17, menumbangkan tiang-tiang yang sebagian besar berada di Tainan dan Chiayi.

Dampak badai meluas dari pesisir hingga perkotaan, termasuk tiga distrik terparah di Kota Tainan: Xuejia, Qigu, dan Beimen, serta Budai dan Yizhu di Kabupaten Chiayi.

Proses pembangunan kembali juga sangat rumit. Tim harus membersihkan tiang-tiang tua dan pohon tumbang, memasang tiang baru seberat lebih dari satu ton menggunakan alat berat, kemudian menyambung kabel sebelum listrik kembali mengalir.

Terkadang, 20 tiang baru harus dibangun hanya demi memulihkan listrik bagi lima rumah tangga.

Selain itu, hujan deras akibat aliran udara barat daya menghambat proses perbaikan di lapangan, meskipun tim Taipower tetap berusaha bekerja di tengah kondisi cuaca yang buruk. (*)

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==