Kabar BMI

Ricuh Antara Pekerja Migran di Depan Stasiun Taichung, 4 Korban PMI Terluka

×

Ricuh Antara Pekerja Migran di Depan Stasiun Taichung, 4 Korban PMI Terluka

Sebarkan artikel ini

Taichung, Minggu (13/8/2023) – Kejadian bentrokan antar pekerja migran terjadi di depan Stasiun Taichung pada Minggu sore (13/8/2023), sekitar pukul 4 sore. Empat korban yang terluka dalam insiden ini ternyata merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Berbagai sumber yang menyaksikan peristiwa ini mengungkapkan bahwa konflik dimulai dengan pertengkaran mulut antara sekelompok pekerja migran. Namun, dalam waktu singkat, situasi tersebut berubah menjadi bentrokan fisik dengan saling mengejar di antara mereka.

Iklan

Karena hari itu merupakan hari libur, banyak orang, termasuk pekerja migran dan wisatawan, berada di sekitar area stasiun. Beberapa wisatawan bahkan terlihat berusaha melarikan diri untuk menghindari bahaya. Salah satu pekerja migran diduga membawa senjata tajam, yang mengakibatkan sebagian warga segera melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian.

Namun, ketika petugas polisi tiba di lokasi, para pelaku sudah berhasil melarikan diri. Meskipun demikian, polisi menemukan empat orang PMI yang mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut. Keempat korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Para korban sendiri mengaku tidak mengetahui penyebab pasti dari konflik ini. Mereka hanya menyebutkan bahwa awalnya terdengar adu mulut antar pekerja migran sebelum akhirnya berujung pada bentrokan. Namun, keempat korban tersebut diduga hanya menjadi korban tanpa memiliki keterlibatan dalam permasalahan awal. Mereka pun menyatakan bahwa mereka tidak berniat untuk menuntut pelaku.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kejadian ini dengan mengumpulkan bukti dari rekaman kamera CCTV di lokasi serta rekaman yang diambil oleh warga yang berada di sana saat insiden terjadi. Langkah ini diambil guna mengklarifikasi apakah para pelaku terlibat dalam tindakan melanggar hukum yang mengganggu ketertiban umum.

Kepolisian berharap bahwa penyelidikan lebih lanjut akan membantu mengungkap fakta-fakta yang lebih jelas terkait insiden ini, serta mengambil langkah-langkah yang sesuai sesuai dengan hukum yang berlaku.