Scroll untuk baca artikel
Internasional

Seorang Pria di Taiwan Ditahan Terkait Kecelakaan yang Menewaskan Seorang Pekerja Sanitasi

×

Seorang Pria di Taiwan Ditahan Terkait Kecelakaan yang Menewaskan Seorang Pekerja Sanitasi

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.idSeorang pria berusia 48 tahun ditahan pada hari Selasa (17/12) setelah diduga mengemudi dalam keadaan mabuk dan menabrak bagian belakang truk sampah di Distrik Anping (安平), Tainan, yang mengakibatkan tewasnya seorang pekerja sanitasi berusia 23 tahun yang berdiri di belakang truk tersebut, kata jaksa.

Video kejadian tersebut, yang terjadi sekitar pukul 8 pagi pada hari Selasa, menunjukkan sebuah mobil penumpang yang dikemudikan oleh pria bernama Cheng (鄭) menabrak petugas kebersihan dan bagian belakang truk sampah yang berhenti di sepanjang Jalan Qingping untuk mengumpulkan sampah.

Pekerja perempuan tersebut, yang bermarga Chen (陳), dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Seorang petugas kebersihan tewas di tempat kejadian di Tainan pada hari Selasa setelah ditabrak oleh seorang pengemudi berusia 48 tahun.

Baca Juga: Ibu di Yilan, Taiwan Lahirkan Bayi di Pinggir Jalan, Guru dan Paramedis Jadi Penolong Mendadak

Cheng terjebak di dalam kendaraannya, tetapi sadar ketika petugas pemadam kebakaran mengeluarkannya dan membawanya ke Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Kung sekitar pukul 8:30 pagi, kata pejabat kepolisian, dikutip suarabmi.co.id dari Taipei News.

Menurut polisi, kadar alkohol dalam napas Cheng adalah 0,95 miligram per liter.

Ia diserahkan kepada jaksa penuntut atas dugaan membahayakan keselamatan publik dan menyebabkan kematian karena kelalaian.

Baca Juga: Bumbu Kacang Indonesia Ditahan di Taiwan karena Kandungan Pemutih Melebihi Batas

Jaksa melakukan pemeriksaan post-mortem terhadap Chen dan menyimpulkan bahwa dia meninggal karena beberapa luka traumatis, termasuk pukulan keras di bagian bawah tubuh yang mengakibatkan beberapa patah tulang.

Setelah diinterogasi, Kejaksaan Distrik Tainan mengajukan mosi ke Pengadilan Distrik Tainan untuk menahan Cheng. Permintaan tersebut disetujui pada malam harinya.

Truk sampah itu dioperasikan oleh kontraktor swasta, bukan oleh Biro Perlindungan Lingkungan, kata biro tersebut. (*)

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==