Dari hasil identifikasi, seluruh bagian tubuh korban ditemukan, hanya organ dalam tidak ditemukan karena dari pengakuan tersangka, organ dalam korban dibuangnya ke kloset kamar mandi.
Setelah melakukan aksi sadisnya, Sobari membuang pisau yang digunakan mutilasi di depan kos dan kembali menjual perhiasan korban.
“Hari Kamis, dia menjual lagi perhiasan kalung korban. Lalu sempat pulang ke Tegal dan menemui ayah korban,” ungkap Luthfi.
Setelah pertemuan dengan ayah korban tersebut, tersangka berniat melarikan diri ke Tulungagung.
Sobari yang naik Kereta Api Singosari ditangkap di Stasiun Kutoarjo pada Minggu (24/7/2022).
“Tim gabungan dari Polda Jateng, Reskrim Polres Semarang dan Reskrim Purworejo berhasil menangkap tersangka saat akan melarikan diri,” kata Luthfi.
Kepada awak media, ayah K mengaku belum mengabari suami K lantaran khawatir akan membuat kondisi psikisnya terguncang mengingat suami K saat ini tengah menjadi PMI ABK disebuah kapal di Taiwan.







