Scroll untuk baca artikel
BeritaKabar BMI

Ternyata Kurir Obat Terlarang, Begini Kronologi Hilangnya TKI Revi Cahya Sulihatun

×

Ternyata Kurir Obat Terlarang, Begini Kronologi Hilangnya TKI Revi Cahya Sulihatun

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.idPada tanggal 10 Juni 2024, media sosial dihebohkan dengan kabar tentang seorang wanita yang secara misterius menghilang setelah tiba di Jepang.

Wanita tersebut bernama Revi Cahya Sulihatun, yang sebelumnya dikabarkan merantau ke Jepang untuk mencari nafkah bagi keluarganya di Indonesia. Kabar mengenai hilangnya Revi pertama kali tersebar melalui unggahan Lidya Permatasari di grup backpacker internasional di Facebook.

Menurut informasi dari Lidya, Revi terbang dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 10 Juni 2024 pukul 1.55 waktu Malaysia dan tiba di Bandara Internasional Kansai Osaka pukul 9.35 waktu Jepang.

Baca Juga: TKI Taiwan Ini Alami Kecelakaan Tragis, Begini Respon Pihak Agensi dan Majikan

Revi bahkan sempat menghubungi Lidya setelah mendarat di Jepang, menunjukkan foto stempel keimigrasiannya. Namun, setelah itu, Revi tidak dapat dihubungi lagi dan statusnya menjadi hilang.

Dalam beberapa hari setelah kabar hilangnya viral di media sosial, muncul spekulasi dari berbagai pihak termasuk netizen dan otoritas Indonesia.

Spekulasi ini mencakup kemungkinan terlibatnya Revi dalam penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal atau bahkan perdagangan manusia. Meskipun demikian, tidak ada yang tahu dengan pasti keberadaan Revi atau apa yang sebenarnya terjadi padanya.

Kecurigaan semakin meningkat ketika muncul informasi bahwa Revi sebenarnya tidak merantau ke Jepang untuk bekerja secara legal, melainkan menggunakan visa kunjungan jangka pendek untuk tujuan yang tidak jelas.

Baca Juga: Ribuan Barang TKI Terjebak di Semarang, Paketanmu Sudah Nyampek Belum Guys?

Spekulasi ini didukung oleh beberapa komentar netizen dan klaim bahwa Revi pernah bekerja ilegal di Malaysia dan Turki sebelumnya.

Namun, cerita menjadi semakin rumit ketika pengguna media sosial menemukan bahwa Revi terdaftar di sebuah perusahaan di Cina dan telah menggunakan nomor kontak dari Hongkong. Kecurigaan tentang kasus penyaluran TKI ilegal semakin kuat, meskipun belum ada bukti yang menguatkan klaim ini secara definitive, Dikutip Suarabmi.co.id dari kanal youtube kamarjeri pada 10 Juli 2024.

Pada tanggal 14 Juni 2024, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka akhirnya mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengetahui keberadaan Revi. Namun, kejanggalan muncul ketika diketahui bahwa Revi sebenarnya telah ditangkap oleh otoritas Jepang pada tanggal 10 Juni 2024 di Bandara Internasional Kansai Osaka.

Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Revi ditangkap karena membawa 1,5 Kg narkotika yang diselundupkan dari Jakarta melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Baca Juga: Kang Alman, TKI Arab Saudi yang Tengah Naik Daun Ini Beberkan Ambil Mobil di Arab Nggak Ada Bunga

Meskipun awalnya dianggap hilang di Jepang, kenyataannya Revi telah berurusan dengan masalah serius yang melibatkan kejahatan narkotika.

Kejadian ini mengundang banyak pertanyaan dan spekulasi dari masyarakat, terutama terkait dengan bagaimana Revi bisa terlibat dalam penyelundupan narkotika sedangkan ia dianggap hilang.

Pihak berwenang Indonesia dan Jepang masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap kebenaran di balik hilangnya Revi Cahya Sulihatun dan terkait dengan kepemilikan narkotika tersebut.

Sejauh ini, tidak ada klarifikasi resmi dari keluarga atau pihak terkait mengenai temuan ini, tetapi publik terus mengikuti perkembangan kasus ini yang telah mengejutkan banyak pihak.***