Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Tragis! TKI Asal Bali Meninggal di Jepang, Jenazah Tiba Setelah Satu Bulan

×

Tragis! TKI Asal Bali Meninggal di Jepang, Jenazah Tiba Setelah Satu Bulan

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id Jenazah Ni Kadek Ari Dwi Riyandini (24), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Jembrana, Bali yang meninggal di Jepang, akhirnya tiba di rumah duka di Banjar Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Jumat malam, 20 Juni 2025.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Putu Agus Arimbawa mengatakan, pihak keluarga bersama sejumlah instansi terkait menjemput jenazah langsung ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Prosedur Ketat Karena Pelanggaran Kontrak Kerja

Dikutip suarabmi.co.id dari Antara, Arimbawa menjelaskan bahwa pemulangan jenazah Riyandini memerlukan waktu hampir satu bulan karena yang bersangkutan diketahui telah menyalahi kontrak kerja di Jepang.

Baca Juga: Pasangan TKI di Jepang Meninggal setelah Makan Kentang Bertunas, Ini Bahaya yang Sering Dianggap Sepele!

“Pemulangan jenazah ini melibatkan berbagai pihak karena almarhumah tidak lagi bekerja sesuai jalur resmi,” ujarnya di Negara, Kabupaten Jembrana, Sabtu, 21 Juni 2025.

Riyandini berangkat ke Jepang tahun 2022 melalui jalur legal dengan kontrak kerja selama tiga tahun. Namun pada tahun kedua, ia kabur dari perusahaan resmi dan bekerja di sektor pertanian.

Sakit dan Tak Terlindungi Asuransi

Arimbawa menambahkan bahwa saat bekerja di tempat baru, kondisi kesehatan Riyandini menurun drastis. Karena bekerja secara ilegal, ia tidak memiliki jaminan kesehatan maupun asuransi tenaga kerja.

Baca Juga: TKI di Jepang Diduga Acungkan Pisau ke Rekannya setelah Pesta Miras, TKP di Sapporo

“Menurut hasil diagnosis, almarhumah meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang tidak tertangani dengan baik,” ucapnya.

Dukungan Komunitas Hindu Indonesia

Pemulangan jenazah turut didukung oleh berbagai pihak termasuk Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) yang ikut menggalang dana untuk proses kepulangan.

Jenazah Riyandini tiba di Bandara Ngurah Rai pada Jumat, 20 Juni 2025 pukul 17.48 WITA. Setelah proses administrasi selesai, jenazah langsung diberangkatkan ke Jembrana dan tiba di rumah duka sekitar pukul 21.00 WITA.

Menurut keluarga, prosesi pengabenan akan dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025.(*)

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==