Suarabmi.co.id – Badai Tropis Danas yang mendarat di Kelurahan Budai, Kabupaten Chiayi, pada Minggu malam 6 Juni 2025, telah menyebabkan dua korban tewas dan 334 orang terluka di Taiwan.
Menurut laporan dari Pusat Operasi Darurat Pusat (CEOC), badai yang awalnya berstatus taifun ini memberikan dampak besar, dengan kerusakan infrastruktur dan kejadian-kejadian tak terduga di seluruh negeri.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Dua korban tewas berasal dari Tainan. Seorang pria berusia 60 tahun meninggal dunia setelah pemadaman listrik memutuskan pasokan daya untuk alat bantu pernapasan pada pukul 2 dini hari.
Korban kedua, seorang pedagang buah berusia 69 tahun, tertimpa pohon yang tumbang sekitar pukul 4 pagi. Selain itu, seorang pria berusia 61 tahun di Kabupaten Yilan dilaporkan terseret ombak di laut saat menangkap benih ikan di muara sungai, namun laporan lebih lanjut mengenai kejadian ini belum masuk.
Hingga pukul 8 pagi Senin, CEOC mencatat sebanyak 2.270 insiden terkait badai, termasuk kerusakan pohon, jalan, dan infrastruktur lainnya. Tainan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 165 orang, disusul Kota Chiayi dengan 55 orang.
Evakuasi dan Kerusakan Infrastruktur
Pemerintah telah mengevakuasi 3.483 orang dari sepuluh kota dan kabupaten yang terdampak, dengan Kaohsiung menjadi wilayah dengan pengungsi terbanyak (2.327 orang).
Saat ini, 47 tempat penampungan telah dibuka untuk menampung sekitar 580 orang seperti yang dikutip suarabmi.co.id dari CNA.
Sementara itu, lebih dari 496.000 rumah mengalami pemadaman listrik, dengan lebih dari 388.000 rumah yang masih belum mendapatkan pasokan listrik hingga Senin pagi. Pasokan air juga terganggu, dengan lebih dari 68.000 rumah tangga yang terdampak. Di beberapa daerah, seperti Taichung, Chiayi, dan Tainan, banjir terjadi di 200 lokasi.
Transportasi Terganggu
Sekitar 8.000 wisatawan terdampar di Kepulauan Penghu, 2.000 di Kepulauan Matsu, dan lebih dari 500 wisatawan di Green Island dan Orchid Island, akibat layanan transportasi yang dihentikan. Meskipun demikian, otoritas menyatakan bahwa keselamatan wisatawan tidak dalam bahaya.
Status Badai dan Peringatan Lanjutan
Badai Danas kini telah menurunkan statusnya dari taifun menjadi badai tropis setelah melemahnya kekuatan angin pada Senin pagi. Menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA), pusat badai telah bergerak meninggalkan Taiwan sekitar pukul 6 pagi. Meskipun peringatan darat telah dicabut, peringatan angin kencang dan gelombang tinggi masih berlaku di beberapa perairan utara dan timur Taiwan.
Curah hujan yang cukup signifikan tercatat di beberapa wilayah, seperti di Desa Mudan, Pingtung (633 mm), Hutan Daren, Kabupaten Taitung (578,5 mm), dan Distrik Daliao, Kaohsiung (386 mm). CWA memperingatkan bahwa daerah pesisir barat Taiwan, Taitung, Penghu, dan Matsu masih berisiko terhadap angin kencang dan gelombang tinggi.
Imbauan dan Pemulihan
Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang memimpin rapat CEOC pada Senin pagi untuk menilai kerusakan dan mengoordinasikan tanggap darurat. Ia mengimbau agar warga di daerah rawan tanah longsor, seperti Pingtung, tetap waspada. Pemerintah juga akan mempercepat upaya pemulihan, termasuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak dan memantau pasokan bahan pangan.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







