Scroll untuk baca artikel
Berita

Seorang WNI Jadi Korban Pencurian di Roma dan Keluhkan Polisi Italia Tak Responsif, Begini Kisahnya

×

Seorang WNI Jadi Korban Pencurian di Roma dan Keluhkan Polisi Italia Tak Responsif, Begini Kisahnya

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Gracie membagikan pengalaman tak menyenangkan saat berwisata di Roma, Italia, yang menjadi viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram miliknya, @mrsgracie__, ia menceritakan bahwa dirinya kehilangan sepuluh koper sekaligus setelah mobil yang ditumpanginya dibobol di area parkir pusat kota Roma.

Insiden tersebut terjadi saat Gracie dan keluarganya singgah di sebuah gereja, sebelum sempat check-in ke hotel. Koper-koper mereka ditinggalkan di dalam mobil yang diparkir di depan gereja.

“Karena kami belum sempat check in ke hotel, kami meninggalkan 10 koper di dalam mobil di area parkiran di depan gereja. Setelah 1 jam kami mengunjungi gereja, ketika kembali mobil kami sudah dipecah kacanya dan semua koper hilang tak bersisa,” tulisnya.

Namun yang paling mengecewakan bagi Gracie bukan hanya kehilangan barang, melainkan sikap aparat kepolisian setempat yang dinilai tidak tanggap.

“Mereka sama sekali enggak peduli. Jangankan mengunjungi lokasi kejadian, pembuatan surat keterangan polisi juga bertele-tele,” katanya.

Meski demikian, ia tetap bersyukur karena dokumen penting seperti paspor masih aman dan seluruh anggota keluarga dalam keadaan selamat.

Unggahan tersebut menuai reaksi luas dari warganet Indonesia yang prihatin sekaligus geram. Banyak yang menyayangkan lemahnya respons aparat di negara tujuan wisata populer seperti Italia, terutama terhadap wisatawan asing yang menjadi korban kejahatan.

Tidak hanya membagikan kisahnya, Gracie juga menyertakan beberapa tips penting bagi WNI yang hendak bepergian ke Eropa agar terhindar dari kejadian serupa. Beberapa poin yang ia sampaikan antara lain:

  • Hindari meninggalkan barang apa pun di dalam mobil, apalagi di parkiran umum gratis.
  • Gunakan tempat parkir resmi dan berbayar yang bisa dipesan secara daring.
  • Pahami betul isi polis asuransi perjalanan (travel insurance) yang diwajibkan untuk visa Schengen.
  • Simpan luggage tag dan boarding pass selama perjalanan.
  • Jika menyewa mobil, ambil asuransi langsung dari perusahaan rental, bukan dari aplikasi pihak ketiga.

“Intinya, di mana pun berada, tetap harus waspada dan jangan lengah,” tegas Gracie.

Kejadian seperti ini bukan kali pertama terjadi di kota besar Eropa. Kasus pencurian dari mobil sewaan pernah pula dialami wisatawan di kota-kota seperti Paris, Barcelona, dan Milan.

Meski dikenal aman, banyak kota wisata di Eropa memiliki tingkat kejahatan jalanan yang tinggi, terutama menyasar wisatawan yang membawa banyak barang.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==