Suarabmi.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah tengah dan selatan Taiwan pada Senin 28 Juli 2025 menyebabkan banjir bandang dan mengakibatkan penutupan sejumlah kantor pemerintahan dan sekolah di Kabupaten Chiayi, serta wilayah Tainan dan Yunlin.
Menurut laporan CNA yang dikutip suarabmi.co.id, pemerintah Kabupaten Chiayi telah mengeluarkan peringatan banjir level satu untuk beberapa daerah, termasuk Kota Puzi dan Desa Singang.
Level satu peringatan ini menandakan bahwa permukaan air telah mendekati titik kritis dan puncak tanggul diperkirakan akan tercapai dalam waktu dua jam ke depan, menurut Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
Karena kondisi cuaca yang ekstrem, layanan Kereta Hutan Alishan dan beberapa taman nasional, termasuk Kawasan Rekreasi Hutan Nasional Alishan, ditutup sementara sebagai langkah antisipasi. Selain itu, ruas jalan provinsi nomor 82 dan 175 di Chiayi juga tergenang air hingga setinggi lutut dan telah ditutup oleh pihak berwenang.
Di Kabupaten Yunlin, penutupan kantor dan sekolah diumumkan khususnya di Desa Shuilin setelah laporan banjir meluas di beberapa lokasi.
Kepala Departemen Sumber Daya Air Yunlin, Hsu Hung-po, mengungkapkan bahwa curah hujan yang sangat tinggi mencapai hampir 300 milimeter antara pukul 4 hingga 8 pagi mendorong operasi darurat dengan pengerahan lebih dari 100 pompa air bergerak.
Pelaksana tugas Desa Shuilin, Chang Tung-kai, menyatakan bahwa penutupan kantor dan sekolah dilakukan mendadak pada pukul 8 pagi karena banjir yang meluas, dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter di berbagai desa.
Sementara itu, di Taichung, hujan lebat juga menyebabkan banjir di sebagian wilayah Distrik Da’an dan pemadaman listrik di Distrik Dajia pada pagi hari. Di selatan, Kota Tainan melaporkan penutupan kantor dan sekolah di Distrik Houbi sebagai akibat langsung dari banjir.
Badan Meteorologi Pusat (CWA) memperkirakan hujan sporadis dan badai petir akan terus melanda wilayah tengah dan selatan Taiwan hingga Senin malam akibat sistem tekanan rendah dan angin barat daya yang melanda kawasan tersebut.
Hingga pukul 9 pagi, daerah Taibao di Chiayi tercatat sebagai lokasi dengan curah hujan tertinggi, mencapai total 356 mm, diikuti oleh Dajia di Taichung sebesar 224 mm, dan Beigang di Yunlin sekitar 203 mm.
Prakiraan cuaca juga menunjukkan bahwa wilayah utara Taiwan dan daerah pegunungan Taitung berpotensi mengalami hujan singkat atau badai petir dengan intensitas lokal, sementara daerah Yilan dan Hualien diperkirakan berawan dengan kemungkinan badai petir pada sore hari.
Suhu tertinggi di Taiwan tengah dan selatan diperkirakan mencapai 30 derajat Celsius, sedangkan wilayah utara dan timur akan mengalami suhu antara 31 hingga 33 derajat Celsius.
Ahli meteorologi independen, Wu Der-rong, memperingatkan bahwa cuaca tidak stabil akan terus berlanjut di Taiwan tengah dan selatan dari Selasa hingga Minggu mendatang akibat pengaruh angin barat daya. Ia menambahkan bahwa hujan lokal dan badai petir kemungkinan masih akan sering terjadi selama periode tersebut.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







