Suarabmi.co.id – Sebuah insiden kebakaran kapal terjadi di Pelabuhan Perikanan Badouzi, Kota Keelung, pada Senin malam 11 Agustus 2025, memaksa enam awak kapal, lima di antaranya adalah pekerja migran asal Indonesia, melompat ke laut demi menyelamatkan diri.
Peristiwa ini dilaporkan kepada Biro Pemadam Kebakaran Kota Keelung pada pukul 21.32 waktu setempat. Kapal perikanan berbobot 56 ton yang terdaftar di Pelabuhan Perikanan Shenao, Distrik Ruifang, New Taipei, terbakar sekitar 200 meter dari garis pantai.
Menurut laporan CNA yang dikutip suarabmi.co.id, sebanyak 12 unit kendaraan pemadam dan 24 personel dikerahkan ke lokasi kejadian, tepatnya di area parkir dekat Asosiasi Nelayan Distrik Keelung.
Api tampak membesar dengan kepulan asap yang terlihat dari kejauhan, sementara kapal perlahan menjauh dari dermaga akibat tidak tertambat dengan baik, sehingga menyulitkan proses pemadaman.
Petugas kemudian dibantu oleh kapal pemadam milik Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA), yang menarik kapal mendekati pantai agar proses pemadaman bisa lebih efektif. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.43 malam.
Menurut kesaksian kapten kapal yang bermarga Lo (駱), insiden terjadi sesaat setelah ia menurunkan hasil tangkapan dan bersiap untuk bersandar. Tiba-tiba muncul asap tebal dan kobaran api dari ruang kabin. Demi mencegah kebakaran menyebar ke kapal-kapal lain di pelabuhan, ia memutuskan untuk mengarahkan kapal menjauh dari keramaian.
Situasi darurat tersebut membuat seluruh awak kapal, termasuk lima anak buah kapal asal Indonesia melompat ke laut. Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian ini.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis di balik insiden tersebut.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







