Scroll untuk baca artikel
Internasional

Dalam Semalam 30 Orang Hilang Akibat Banjir Parah di Hulien

×

Dalam Semalam 30 Orang Hilang Akibat Banjir Parah di Hulien

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.idHujan deras yang dibawa oleh sirkulasi luar Sungai Huajiasha menyebabkan hulu Sungai Mataian meluap Selasa (23/9), mengakibatkan banjir parah di wilayah perkotaan Kotapraja Guangfu, Kabupaten Hualien.

Banyak orang berlindung di lantai dua. Jalan-jalan perkotaan penuh lumpur dan pasir, dan di beberapa tempat kedalamannya mencapai satu meter.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Hualien menerima total 506 panggilan, yang mana 215 di antaranya diajukan. Saat ini, lebih dari 100 kasus masih diproses. Hingga pukul 10 malam, 30 orang masih hilang. Petugas pemadam kebakaran berjalan ke daerah bencana semalam untuk menangani mereka satu per satu, dikutip suarabmi.co.id dari LTN.

Baca Juga: Danau Penghalang Meluap Pasca Taifun Ragasa: 2 Orang Hilang dan 71 Terjebak di Hualien, Taiwan

CEO Pusat Layanan Timur Yuan Eksekutif Hong Zongkai juga pergi ke daerah bencana dengan 30 sukarelawan pencarian khusus Dinas Pemadam Kebakaran Taitung untuk mendukung.

Dalam sebuah wawancara, Hong Zongkai mengatakan bahwa Jalan Guangfu saat ini dipenuhi tanah longsor, beberapa di antaranya masih terendam banjir, dan beberapa lumpur setinggi setengah orang. Listrik di jalan masih menyala, tetapi beberapa rumah tangga mengalami pemadaman listrik akibat banjir. Peralatan pasokan air keran tersapu dan terendam, sehingga tidak ada air.

Komunikasi berjalan normal. Petugas pemadam kebakaran telah datang untuk menyelamatkan warga yang terjebak. Kelompok-kelompok yang baik hati juga telah mengirimkan bantuan dan berada di sini bersama penduduk desa pada malam hari untuk menghadapi bencana.

Pemerintah pusat akan terus mendukung kebutuhan lokal untuk memastikan penyelamatan, pemukiman kembali, dan rekonstruksi selanjutnya dapat berjalan lancar.

Baca Juga: Topan Ragasa Terjang Taiwan: 6 Luka, Ribuan Warga Mengungsi di Tengah Ancaman Banjir dan Longsor

Kantor Manajemen Distrik Kesembilan Taiwan Water Company Limited menyatakan bahwa runtuhnya Sungai Mataian pada pukul 14.30 tanggal 23 menyebabkan pipa pasokan dan distribusi air yang terhubung ke Jembatan Sungai Mataian hancur dan Instalasi Pengolahan Air Guangfu terendam banjir, mengakibatkan pemadaman air bagi 4.378 rumah tangga di wilayah Guangfu.

Sebuah pos komando telah didirikan dan truk air serta tangki penyimpanan air telah disiapkan untuk memasuki lokasi untuk penempatan dan perbaikan darurat tergantung situasi.

Pemerintah daerah menyatakan bahwa saat ini mereka telah mengerahkan tenaga kerja dan peralatan untuk melakukan operasi pembersihan lumpur secara menyeluruh, dan juga bekerja sama dengan Pusat Komando Tentara Nasional untuk bersama-sama melakukan perbaikan darurat dan pembersihan lumpur.

Tim saat ini menggunakan peralatan berat untuk membersihkan lumpur pada malam hari, dengan prioritas membuka jalan akses utama guna memfasilitasi pengiriman bantuan bencana.

Setelah jalan dibuka, bantuan akan segera dikirimkan ke daerah bencana untuk membantu masyarakat terdampak, dan unit terkait akan dikoordinasikan untuk memulihkan pasokan listrik di Kotapraja Guangfu sesegera mungkin guna memastikan kehidupan masyarakat kembali normal. (*)

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==