Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Tragis! Dua TKI Tewas Terjebak Kobaran Api Apartemen Raksasa di Hong Kong, 2 WNI Lain Alami Luka-luka

×

Tragis! Dua TKI Tewas Terjebak Kobaran Api Apartemen Raksasa di Hong Kong, 2 WNI Lain Alami Luka-luka

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Kebakaran besar yang melalap kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, menelan puluhan korban jiwa. Dua warga negara Indonesia (WNI) termasuk di antara korban tewas, sementara dua WNI lainnya mengalami luka-luka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait kondisi para WNI.

“⁠KJRI Hong Kong telah berkoordinasi intensif dengan Hong Kong Police Force (HKPF) untuk memonitor kondisi lapangan. Hingga saat ini, 2 orang WNI dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Vahd, dikutip suarabmi.co.id dari Detik.

Semua korban merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sektor domestik. KJRI Hong Kong terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap para WNI terdampak.

“KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta pihak-pihak lain yang terkait untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan pendampingan lanjutan kepada WNI yang terdampak, termasuk penyediaan tempat singgah sementara dan logistik pada gedung KJRI Hong Kong,” ujarnya.

KJRI juga telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan informasi mengenai langkah lanjutan penanganan.

“KJRI juga terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan agen ketenagakerjaan setempat terkait guna pengurusan repatriasi jenazah serta hak-hak terkait,” tambahnya.

Kebakaran besar itu terjadi pada Rabu (26/11) dan menghanguskan beberapa blok apartemen. Laporan terbaru dari The Standard HK menyebutkan jumlah korban tewas kini mencapai 55 orang, sementara 279 orang masih belum ditemukan.

Kobaran api yang cepat menyebar juga membakar perancah bambu yang terpasang di sedikitnya tiga blok apartemen sebelum menjalar ke bangunan lainnya, meninggalkan kehancuran dan duka mendalam bagi para korban serta keluarga mereka.***

==