TAIPEI – Kabar duka datang dari Taiwan. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Permata Sari dikabarkan meninggal dunia pada Senin pagi, 22 September 2026, di sebuah rumah sakit di Taiwan.
Semalam sebelumnya, tepatnya Minggu malam, almarhumah masih sempat mengunggah kondisi kesehatannya melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan hasil pengukuran tekanan darah yang sangat rendah, yakni 71/53 mmHg, dengan denyut nadi mencapai 107 kali per menit. Ia juga mengeluhkan kesulitan untuk bangun.
Tidak lama setelah mengunggah kondisi tersebut, Permata Sari kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, perjuangannya berakhir pada Senin pagi. Ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga almarhumah Permata Sari mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan diberikan ketenangan di alam barzakh. Doa juga dipanjatkan agar proses pemulangan jenazah ke tanah air Indonesia dapat berjalan lancar dan lancar tanpa hambatan.
Kabar duka ini kembali mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan para pekerja migran Indonesia di luar negeri.






