Suarabmi.co.id – Tiga insiden jatuh ke jurang terjadi dalam waktu yang berdekatan di Kabupaten Gianyar, Bali.
Dua di antaranya melibatkan warga negara asing (WNA) asal Ukraina yang mengalami kecelakaan saat berkendara.
Sementara satu korban lainnya, seorang lansia berusia 90 tahun, dinyatakan meninggal dunia akibat terjatuh di pekarangan rumahnya, dikutip suarabmi.co.id dari Tribunnews.
Dua WNA Ukraina Jatuh ke Jurang Saat Berkendara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar menerima laporan tentang dua WNA Ukraina yang jatuh ke jurang di Jalan Gunung Sari, Desa Peliatan, Ubud, pada Rabu (26/2) dini hari WITA.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, korban perempuan berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga sekitar.
Sementara korban laki-laki masih tersangkut di tepi jurang hingga tim penyelamat tiba.
“Pukul 01.15 WITA, TRC BPBD Gianyar melakukan observasi awal. Karena kondisi medan yang sulit dan gelap, korban baru bisa dievakuasi pukul 02.45 WITA,” jelasnya.
Kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meskipun mengalami luka-luka. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Lansia 90 Tahun Terpeleset dan Jatuh ke Jurang
Selain kecelakaan yang dialami oleh dua WNA Ukraina, BPBD Gianyar juga menerima laporan tentang seorang lansia bernama Ni Wayan Sari (90) yang ditemukan jatuh ke jurang di Banjar Kajanan, Desa Tegal Tugu, Kecamatan Gianyar. Kejadian ini terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WITA.
Anak korban, I Wayan Suastika (54), menyadari kejadian ini setelah menemukan kamar ibunya kosong.
Setelah mencari di sekitar rumah, ia mendapat informasi dari tetangga, I Wayan Astika (50), yang menemukan tongkat korban tergeletak di tepi jurang sebelah utara rumah.
Suastika bersama keluarga kemudian menyisir dasar jurang dan menemukan korban dalam keadaan terbaring menghadap selatan.
Meskipun saat ditemukan masih bernapas, korban tidak merespons saat diajak bicara.
Tim gabungan dari BPBD Gianyar, Polsek Gianyar, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan warga setempat segera mengevakuasi korban ke RSU Sanjiwani Gianyar untuk mendapat pertolongan pertama. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Baca Juga: Dua Ayah di Malang Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Kandung
Penyebab Kecelakaan: Dugaan Murni Musibah
Hasil pemeriksaan dokter IGD RSU Sanjiwani Gianyar, dr. Ika, menunjukkan bahwa korban mengalami cedera kepala bagian belakang, luka lecet di dagu dan lutut, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya.
Menurut pihak keluarga, korban sering mengalami linglung dan menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian korban.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Nyoman Sukadana, menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini.
“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, kejadian ini murni kecelakaan akibat korban terpeleset. Kami turut berduka atas meninggalnya korban dan mengimbau masyarakat, terutama warga lanjut usia, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area yang berpotensi bahaya,” ujar Sukadana.
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







