Melihat kejadian ini awalnya pihak majikan melaporkan kejadian ini ke Polisi namun polisi tidak bisa membantu laporan tersebut.
Hal ini terlihat karena dalam rekaman CCTV, pekerja migran itu tidak dibawa secara paksa, tapi sukarela masuk mobil dan polisi tidak bisa secara sepihak memeriksa siapa pemilik mobil dan ke mana tujuannya.
Menurut majikan PMA ini memang sudah merencanakan semuanya, kapan dia akan dijemput, dan tujuannya ke mana.
Barang yang dibawa si pekerja migran ini kebanyakan juga merupakan barang-barang yang digunakan oleh pekerja s**ks komer**sial sehingga ia mencurigai PMA ini memang sudah jelas tujuannya ke Taiwan itu untuk kerja apa.
Melihat alasan demikian, pihak depnaker mengeluarkan pernyataan bahwa untuk melaporkan pekerja migran yang kabur, tidak harus menunggu 3×24 jam lagi.
Bila PMA tidak bisa dihubungi, Majikan boleh langsung membuat laporan tertulis ke imigrasi dan Akan segera diproses.







