Minggu pagi (8/9), perairan tenang di Distrik Gongliao, Kota New Taipei, mendadak berubah menjadi lokasi insiden menegangkan. Sebuah kapal perikanan yang tengah berlayar membawa tiga kru asal Taiwan dan sepuluh ABK asal Indonesia tiba-tiba dilalap api. Kepanikan melanda para awak, namun berkat kesigapan dan keberuntungan, mereka semua berhasil diselamatkan tanpa cedera. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik di panel distribusi kapal.
Detik-Detik Mencekam
Asap hitam tebal mengepul dari kapal yang tengah berlayar menuju Pelabuhan Aodi setelah menyelesaikan perjalanan dari Pelabuhan Nanfang’ao, Kabupaten Yilan. Kapten kapal, bermarga Yen (顏), menceritakan bagaimana awal mula kebakaran terjadi saat kru baru saja bangun dan bersiap-siap untuk membongkar hasil tangkapan. “Tiba-tiba kami mencium bau hangus dan melihat api mulai menyebar dari ruang panel listrik,” katanya. Meski sudah mencoba memadamkan api dengan alat pemadam di kapal, api terus membesar, dan situasi semakin tak terkendali.
Baca Juga:
- Mengapa Akhir Akhir ini Banyak Pekerja Migran di Taiwan Mengalami Stroke, Padahal Masih Muda
- Disambut Isak Tangis, Jenazah TKI asal Grobogan Korban Kebakaran Hong Kong Akhirnya Tiba di Kampung Halaman
- Tabrakan Motor di Jalur Arteri Tunggorono Jombang, WNA Taiwan Tewas Usai Tabrakan dengan Santri
- Taiwan Masih Mencekam, Buronan Kasus Pencurian ini Malah Bikin Ontran-ontran di Stasiun Zuoying dan Stasiun Lainnya
- DJP Kini Perketat Status Pajak WNI yang Tinggal di Luar Negeri
Rasa panik mulai melanda ketika para kru menyadari bahwa mereka tak sempat menurunkan rakit penyelamat. Namun, keberuntungan masih berpihak pada mereka. Sebuah kapal perikanan lain yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian dengan sigap merespons panggilan darurat. Satu per satu, awak kapal yang terjebak api dievakuasi ke kapal penyelamat dan dibawa ke Pelabuhan Aodi dalam keadaan selamat.
Aksi Heroik Penjaga Pantai
Tak hanya kapal penyelamat, petugas dari Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) juga bergerak cepat. Setelah menerima laporan kebakaran, mereka langsung mengerahkan dua kapal patroli ke lokasi kejadian. Setibanya di perairan Gongliao, api masih melalap kapal tersebut. Tanpa menunggu lama, tim penjaga pantai segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran meluas.
Sementara itu, Departemen Pemadam Kebakaran Kota New Taipei yang menerima laporan sekitar pukul 07.00 langsung mengerahkan 19 kendaraan dan 32 petugas untuk mempercepat proses evakuasi dan pemadaman. Lokasi kapal yang terbakar, lebih dari satu kilometer dari pantai dan dekat Jalur Pendakian Tanjung Longdong, menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat. Namun, kerja sama yang cepat dan terkoordinasi berhasil mengatasi situasi.

Hangus Terbakar
Meskipun seluruh kru berhasil diselamatkan tanpa cedera, kapten Yen harus menelan pil pahit. Kapal yang baru saja dibelinya setelah puluhan tahun bekerja keras sebagai nelayan kini hangus terbakar, meninggalkan kerugian yang tak ternilai. “Ini kapal yang baru saja saya beli. Saya tidak pernah menyangka kapal ini akan terbakar habis seperti ini,” ungkap Yen dengan rasa kecewa yang mendalam.
Meski demikian, keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama. “Kami semua bersyukur tidak ada yang terluka. Ini adalah hal terpenting,” tambah Yen. Kebakaran tersebut menjadi pelajaran berharga bagi para pelaut lainnya tentang pentingnya perawatan panel listrik dan langkah-langkah keamanan di laut.







