Kabar BMI

Kebakaran Hebat Terjadi di Pabrik Baja di Shulin Pada Dini Hari, Para Pekerja Migran Terjebak Didalam Gedung

×

Kebakaran Hebat Terjadi di Pabrik Baja di Shulin Pada Dini Hari, Para Pekerja Migran Terjebak Didalam Gedung

Sebarkan artikel ini

Pada dini hari di Shulin, Kota New Taipei, sebuah kebakaran hebat melanda sebuah pabrik! Kebakaran ini sangat ganas, dan lokasi kebakaran adalah deretan pabrik yang berdekatan, sehingga api dengan cepat menyebar ke pabrik-pabrik sebelahnya.

Cahaya merah jingga memancar di langit malam, sementara asap tebal terus naik ke atas. Seluruh pabrik terbakar habis.

Iklan

Petugas pemadam kebakaran segera menyiapkan saluran air dan menyiramkan air untuk memadamkan api. Kejadian ini terjadi pada dini hari Selasa sekitar pukul 1 pagi, di sebuah pabrik baja berlapis di Shulin, Kota New Taipei. Karena semua pabrik di lokasi ini berdekatan, api dengan cepat menyebar ke pabrik-pabrik tetangga. Tim pemadam kebakaran menggunakan mesin berat untuk membantu memadamkan api.

Api meluas dengan sangat cepat, sehingga tim pemadam kebakaran tidak bisa lengah. Mereka bahkan menggunakan mobil kimia dan robot busa untuk membantu dalam operasi penyelamatan.

Meskipun sempat ada laporan bahwa beberapa pekerja migran terjebak, mereka akhirnya berhasil menyelamatkan diri. Kebakaran berhasil dikendalikan pada sekitar pukul 1 pagi, namun tidak hanya satu pabrik yang terkena dampak kebakaran ini.

Warga setempat: “Mereka berurusan dengan logam, bahan-bahan otomotif.”

Diketahui bahwa kebakaran diduga bermula dari pabrik daur ulang logam dan menyebar ke fasilitas daur ulang plastik dan toko kayu.

Beruntungnya, kebakaran ini terjadi di luar jam kerja sehingga tidak ada korban jiwa. Namun, penyebab pasti kebakaran ini masih harus diinvestigasi oleh penyelidik kebakaran.

Selain itu, pihak pemadam kebakaran mengingatkan bahwa bau asap dari pabrik yang terbakar dapat memengaruhi penduduk di daerah Shulin dan Sanchong.

Mereka menyarankan warga untuk menutup pintu dan jendela, serta menggunakan masker jika harus keluar untuk melindungi diri mereka sendiri.