Ruang Cinta

Kisah Sedih Wanita Bolak-balik Jadi TKW demi Kebahagiaan Keluarga, Endingnya Nyesek Diselingkuhi Suami

×

Kisah Sedih Wanita Bolak-balik Jadi TKW demi Kebahagiaan Keluarga, Endingnya Nyesek Diselingkuhi Suami

Sebarkan artikel ini

Beberapa orang beruntung dapat menikmati kehidupan dengan nyaman dan aman. Hati mereka merasa tenang ketika segala kebutuhan dasar terpenuhi.

Privilege ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan potensi diri melalui berbagai fasilitas dan dukungan dari lingkungan sosial.

Iklan

Namun, di sisi lain, masih banyak individu yang tidak memiliki privilege serupa. Bagi golongan yang sedang mendapat ujian ini, memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan bisa menjadi tantangan yang sulit.

Untuk mengatasi tantangan hidup tersebut, mereka harus berusaha mencari uang dan bekerja keras demi bertahan hidup.

Seperti kisah perempuan yang perjuangannya membahagiakan keluarga diwarnai berbagai tantangan hidup. Kisah perempuan ini dapat ditemukan dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @minya28. Perempuan asal Lampung ini mengawali kisahnya dengan cerita merantau sejak usia 16 tahun.

Dia merantau bukan ke kota-kota besar di Indonesia. Tapi dia berangkat ke Timur Tengah. Dengan usia yang masih 16 tahun, dia terpaksa memalsukan KTP agar dapat lolos sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Meski kehilangan masa remajanya, dia merasa bangga karena bisa mengumpulkan uang dan membantu keluarganya.
Setelah empat tahun jadi TKI, dia akhirnya pulang ke kampung halaman dan menikah dengan pemuda pujaan hatinya di usia 20 tahun.
Selain menikah, dari hasil jadi TKI selama 4 tahun, dia juga bisa membangun rumah sendiri meski baginya mirip gubug reyot.

Tak berapa lama, dia dan suaminya dikaruniai seorang putri yang cantik jelita. Sayangnya, dia harus merantau kembali ke Taiwan untuk mencari modal buat renovasi rumah agar terlihat lebih layak untuk ditinggali.

Beberapa tahun di Taiwan wanita ini akhirnya mewujudkan rumah impiannya. Dia pun pulang kembali ke Tanah Air dan mendapati putrinya sudah beranjak dewasa.

Dia dan suaminya terlihat bahagia membesarkan putri semata wayangnya bersama. Wanita ini kemudian merantau lagi di Taiwan untuk kedua kalinya. Namun nasib buruk menimpanya ketika kembali ke Taiwan. Suaminya dikabarkan berselingkuh.

Perasaannya sudah pasti hancur, dan dia pun memutuskan untuk bercerai dari suaminya. Wanita ini tidak pulang dan memperpanjang kontrak kerjanya di Taiwan. Kendati demikian, seiring berjalannya waktu, hatinya mulai sembuh.

Ditambah adanya permintaan dari putrinya yang tak mau pisah dari sang ayah.

Wanita ini pun mengalah. Dia kembali ke Indonesia dan merajut hubungannya dengan mantan suaminya.

Mereka pun tinggal di rumah agar bisa terus bersama dengan putrinya. Saat ini mereka kembali bersatu, dan wanita ini mencoba membangun kehidupan yang sebelumnya hancur akibat perselingkuhan.