Kabar BMI

Pekerja Migran Kaburan di Taiwan Tewas Mendadak dan Dibuang oleh Majikan ke Bendungan Bekerjasama Dengan Kekasih Pekerja Itu

×

Pekerja Migran Kaburan di Taiwan Tewas Mendadak dan Dibuang oleh Majikan ke Bendungan Bekerjasama Dengan Kekasih Pekerja Itu

Sebarkan artikel ini

Seorang pekerja migran asal Thailand yang bekerja di Taiwan dengan visa yang sudah kedaluwarsa meninggal mendadak di rumah pada tanggal 27 kemarin, diduga karena kondisi kesehatan yang buruk.

Istrinya menemukan jenazahnya dan meminta bantuan dari majikan. Namun, karena takut identitas ilegal mereka terbongkar, majikan dan tiga orang lainnya malah membuang jenazah di bendungan pasir di Yilan.

Iklan

Keesokan harinya, istri pekerja tersebut merasa bersalah dan melaporkan kejadian itu kepada keluarga almarhum di Thailand. Keluarga almarhum kemudian menghubungi kantor perwakilan Thailand di Taiwan untuk meminta bantuan. Polisi akhirnya menangkap majikan tersebut yang kemudian mengakui perbuatannya, sehingga seluruh kasus ini terungkap.

Dalam kondisi malam yang gelap, polisi membawa majikan yang diduga terlibat untuk mencari jenazah dengan bantuan senter. Saat menerangi semak-semak di bendungan pasir, mereka menemukan jenazah seorang pekerja migran asal Thailand berusia 30-an.

Lokasi kejadian langsung dipasangi garis polisi. Istri korban menangis tersedu-sedu dan merasa sangat menyesal, tetapi ia juga terlibat dalam pembuangan jenazah tersebut bersama teman-temannya. Kedua orang yang ditangkap oleh polisi, seorang pria dan wanita, adalah teman-teman korban yang menemukan jenazahnya pada tanggal 27 dan meminta bantuan majikan. Karena khawatir identitas ilegal mereka terbongkar, mereka memutuskan untuk membuang jenazah korban di alam terbuka.

Wartawan bertanya kepada majikan bermarga Lin, “Kenapa tidak membawa dia ke rumah sakit?” Lin menjawab, “Bagaimana caranya membawa ke rumah sakit kalau istrinya tidak setuju?” Ketika ditanya apakah ia tahu perbuatannya adalah pelanggaran serius, ia menjawab, “Tahu.” Kepala Tim Investigasi Kepolisian Jiaoxi, Yilan, Zhang Zhijia mengatakan, “Pria asal Thailand tersebut diduga meninggal karena penyakit dan karena bingung bagaimana menangani jenazahnya, akhirnya mereka membuangnya di pegunungan.”

Rekaman video kendaraan menunjukkan polisi melacak pelaku melalui mobil mereka. Kunci pengungkapan kasus ini adalah istri korban yang merasa bersalah dan memberitahu keluarga korban di Thailand. Ketika keluarga tidak dapat menghubungi korban, mereka menyadari ada sesuatu yang salah dan meminta bantuan dari kantor perwakilan Thailand di Taiwan untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi menelusuri dan menanyai majikan, yang akhirnya mengakui perbuatannya. Empat orang ditangkap dan akan menghadapi hukuman penjara karena upaya mereka untuk menyembunyikan identitas ilegal yang gagal.