Menteri Dalam Negeri Malaysia merespon keputusan Indonesia menghentikan sementara pengiriman tenaga kerja ke negeri jiran itu. Menteri Dalam Negeri Hamzah Zainudin mengatakan Malaysia bisa merekrut pekerja asing dari negara lain, termasuk dari Bangladesh.
“Kami memiliki banyak orang asing yang bekerja di sini dan kami memiliki 15 negara lainnya (untuk dipilih),” kata Hamzah Zainudin dikutip dari Free Malaysia Today, Jumat, 15 Juli 2022.
Sementara itu, menyikapi kemeluk antara Kemenaker dan pihak Malaysia, kepala BP2MI, Benny Ramdhani dalam postingan facebook pribadinya sedikit menyinggung dengan menuliskan seperti ini.
“Waktu Itu ngotot banget sekalipun harus mengabaikan Tahapan. Sekarang menghentikan ke-M karena tidak sesuai Tahapan. TEGAS DONG AH😆” Tulisnya.







