Kabar BMIRuang Cinta

Punya Anaknya Prematur di RS, TKW Ini Kabur Karena Tercekik Biaya, Kemarin Menyerahkan Diri di Imigrasi dan Dipertemukan Dengan Anaknya yang Sudah Berusia 6 Tahun

×

Punya Anaknya Prematur di RS, TKW Ini Kabur Karena Tercekik Biaya, Kemarin Menyerahkan Diri di Imigrasi dan Dipertemukan Dengan Anaknya yang Sudah Berusia 6 Tahun

Sebarkan artikel ini

Departemen Imigrasi Kementerian Dalam Negeri Taiwan terus mengayomi dan melayani pekerja migran kaburan yang ingin menyerahkan diri yang tidak terlibat dalam kasus kriminal dan membantu mereka mengurus dokumen kepulangan sukarela.

Beberapa hari yang lalu, seorang pekerja migran Indonesia yang berstatus kaburan, sebut namanya Xiao Li, mendatangi Imigrasi Keelung dengan bantuan Mbok Cikrak untuk menyerahkan diri, namun karena ia punya anak di Taiwan, ia juga meminta bantuan untuk menemukan anaknya tersebut.

Iklan

Xiao li bermaksud ingin pulang bersama anaknya yang sudah berusia 6 tahun tersebut yang selama ini tidak bersamanya. Putrinya tersebut dipanggil dengan panggilan yaya.

Setelah proses pencarian beberapa waktu, departemen imigrasi akhirnya dapat menemukan anak Xiao li tersebut dan mempertemukan keduanya untuk diajak kembali ke Indonesia.

Tim Imigrasi Keelung mengatakan bahwa dulu Xiao li hamil dan harus melahirkan secara prematur.

Namun karena ia tak dapat membayar biaya persalinan dan perawatan anaknya yang prematur yang biaya cukup besar, dia akhirnya kabur dari majikannya dan meninggalkan bayinya di rumah sakit tempat ia melahirkan.

Karena Xiao li kabur tak diketahui keberadaannya, anaknya setelah bisa keluar rumah sakit, lantas dirawat oleh sebuah yayasan panti anak yang banyak menampung anak TKI di Taiwan.

Ketika beberapa waktu lalu ia tiba menyerahkan diri ke Imigrasi Keelung, ia mengatakan kepada petugas kalau dirinya mempunyai anak di Taiwan tapi tak tahu di mana, lantas ia menceritakan kisahnya kepada petugas.