Suarabmi.co.id – Satu orang dilaporkan tewas dalam kebakaran liar yang melanda wilayah timur laut Jepang.
Pihak kepolisian menyatakan korban ditemukan saat petugas pemadam kebakaran berupaya mengendalikan api.
Menurut pejabat setempat, kebakaran ini telah merusak sedikitnya 84 rumah serta bangunan lain di Kota Ofunato, Prefektur Iwate.
Api Meluas ke Beberapa Distrik
Berdasarkan laporan kepolisian, kebakaran pertama kali muncul pada Rabu, 26 Februari 2025 sore dan dengan cepat menyebar ke berbagai distrik, termasuk Attari di Akasakicho, serta Koji dan Tahama di Sanrikucho Ryori.
Hingga pukul 17.00 waktu setempat, api telah melahap lebih dari 600 hektare area permukiman dan hutan, dikutip suarabmi.co.id dari NHK Jepang.
Otoritas Kota Ofunato pun mengeluarkan perintah evakuasi bagi 2.060 warga dari 850 rumah tangga yang tersebar di Sanrikucho Ryori, serta 54 warga dari 23 rumah tangga di distrik Attari.
Penyelidikan dan Upaya Pemadaman Masih Berlangsung
Saat ini, petugas kepolisian dan pemadam kebakaran masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah ada korban lain yang terluka atau belum berhasil menyelamatkan diri.
Sebelumnya, peringatan udara kering telah diterbitkan untuk wilayah pesisir selatan Prefektur Iwate sejak 18 Februari, yang meningkatkan risiko penyebaran api.
Baca Juga: Indonesia Lagi Viral #KaburAjaDulu, Jepang Jawab “ Ke sini Aja”
Upaya pemadaman terus dilakukan, termasuk dengan menggunakan helikopter Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang mulai menjatuhkan air dari udara pada Kamis 27 Februari 2025 pagi.
Rekaman video yang dirilis NHK menunjukkan kobaran api dan kepulan asap putih di hutan yang berjarak sekitar 500 meter dari kawasan permukiman di Sanrikucho Ryori.
Pihak kepolisian telah membatasi akses lalu lintas ke lokasi kebakaran untuk mencegah warga mendekat demi alasan keamanan.(*)
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







