Scroll untuk baca artikel
Berita

TikTok Indonesia Matikan Fitur Live, UMKM Terancam Rugi Besar! Mau Sampai Kapan?

×

TikTok Indonesia Matikan Fitur Live, UMKM Terancam Rugi Besar! Mau Sampai Kapan?

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Fitur Live di aplikasi TikTok masih belum dapat diakses oleh pengguna di Indonesia hingga Senin pagi. Penangguhan ini dilakukan menyusul kerusuhan yang terjadi dalam sejumlah aksi unjuk rasa di berbagai kota pada akhir Agustus 2025.

Mulai Sabtu malam, 30 Agustus, pengguna TikTok di Indonesia tidak lagi bisa mengakses siaran langsung. Ikon “Live” yang biasa muncul di tampilan aplikasi tidak berfungsi, dan saat dicoba, muncul peringatan “Unstable connection. Try entering the Live again.”

Pihak TikTok menjelaskan bahwa fitur ini dinonaktifkan sebagai bentuk pengamanan tambahan agar platform tetap aman selama situasi sosial yang memanas.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab,” ujar juru bicara TikTok, dikutip suarabmi.co.id dari Kompas.

Selain menghentikan fitur Live, TikTok juga menghapus berbagai konten yang mengandung kekerasan. Penangguhan ini masih berlangsung tanpa kepastian kapan akan berakhir, meskipun TikTok menyebut kebijakan tersebut hanya bersifat sementara untuk beberapa hari ke depan.

Keputusan ini memicu kekhawatiran dari para pelaku UMKM yang selama ini mengandalkan TikTok Live sebagai media penjualan. Menurut Direktur Eksekutif Celios, Nailul Huda, penghentian fitur tersebut bisa menurunkan pendapatan harian hingga 40 persen, khususnya bagi penjual dan afiliator online. Ia juga menyatakan bahwa pemadaman Live berdampak pada akses publik terhadap informasi yang seharusnya menjadi hak masyarakat.

Dari pihak pemerintah, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa keputusan ini sepenuhnya berasal dari pihak TikTok, bukan kebijakan pemerintah.

“Kami pun melihat pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok. Bahwa mereka melakukan secara sukarela, untuk penutupan fitur live, dan kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama,” ujarnya, dikutip dari Radar Semarang.

Pemerintah berharap fitur tersebut dapat segera diaktifkan kembali ketika situasi sosial sudah lebih stabil, agar para pelaku usaha bisa kembali menjalankan aktivitasnya tanpa hambatan.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==