Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Wih Ternyata Segini Besaran Gaji Tukang Galon di Brunei, Kaum Rebahan Harusnya Iri

×

Wih Ternyata Segini Besaran Gaji Tukang Galon di Brunei, Kaum Rebahan Harusnya Iri

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.idBrunei Darussalam menjadi salah satu tujuan favorit bagi banyak tenaga kerja Indonesia (TKI).

Negara yang dipimpin Sultan Hassanal Bolkiah ini dikenal sebagai salah satu negara terkaya di Asia Tenggara, menawarkan peluang gaji besar bagi pekerja migran.

Salah satu TKI asal Cianjur, pria yang menawakan dirinya Kang Dewan ini memutuskan untuk bekerja sebagai tukang galon di Brunei Darussalam.

Baca Juga: Arab Saudi Ugal-ugalan Bersihkan TKI Ilegal, 211 Pekerja Migran Indonesia Akhirnya Pulang Kampung

Ia telah menekuni profesi ini selama lebih dari dua tahun.

“Saya di sini sudah dua tahun lebih, teman-teman. Baru habis cuti jadi saya kembali lagi karena butuh,” ujar Dewan dalam video di kanal YouTube Kang Dewan Vlog, Jumat, 17 Januari 2025.

Sistem Kerja Sebagai Tukang Galon di Brunei

Dewan menjelaskan bahwa pekerjaan sebagai tukang galon memiliki sistem kerja yang cukup teratur.

Ia bekerja selama 10 jam sehari, mulai pukul 8 pagi, mengisi galon untuk dikirimkan ke berbagai konsumen.

“Pekerjaan ini seperti biasa, 10 jam, tapi disesuaikan bagaimana selesainya,” jelasnya.

Konsumen Dewan pun beragam, mulai dari warga lokal hingga anggota kerajaan Brunei Darussalam.

Ia bekerja bersama empat karyawan lainnya, di mana dua orang bertugas sebagai sopir, dua orang sebagai kenek, dan satu orang di gudang.

Baca Juga: Terlantar di Arab Saudi Kerja Berbulan-bulan tanpa Gaji, 2 TKI Merengek Minta Bantuan ke Muhammad Fawait Bupati Jember

Berapa Gaji Tukang Galon di Brunei Darussalam?

Dewan mengungkapkan bahwa sebagai tukang galon, ia mendapatkan gaji pokok sebesar 450 Ringgit ditambah uang makan sebesar 60 Ringgit, sehingga totalnya mencapai 510 Ringgit per bulan.

“Kita mendapatkan gaji 450, ya, uang makan 60 Ringgit, jadi total 510 Ringgit,” kata Dewan.

Baca Juga: Sakit Kanker di Arab Saudi, TKI ini Akhirnya Berhasil Dipulangkan dengan Penuh Perjuangan

Selain itu, Dewan juga sering menerima bonus dari atasannya, sehingga pendapatannya bisa lebih besar dari jumlah tersebut.

Jika dikonversikan ke dalam rupiah, pendapatan bulanannya mencapai sekitar Rp6.120.619.***

==