Suarabmi.co.id – Seorang pria yang diduga sebagai pekerja migran hilang kontak ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tergantung di kabel menara listrik bertegangan tinggi di kawasan industri Longshou, Distrik Guishan, Taoyuan, pada Rabu sore, 6 Agustus 2025. Jenazahnya baru berhasil diturunkan Kamis pagi.
Menurut otoritas setempat, temuan ini bermula dari laporan masyarakat ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Taoyuan. Mereka menerima informasi adanya sosok manusia tergantung di menara listrik setinggi 60 meter—setara hampir 20 lantai bangunan.
Perusahaan listrik Taiwan Power Co. (Taipower) memastikan bahwa korban bukan merupakan pegawai mereka. Mereka pun segera memutus aliran listrik ke menara tersebut pada Kamis pagi pukul 06.00 untuk memfasilitasi proses evakuasi.
Tim penyelamat kemudian mengerahkan drone untuk memantau situasi dari udara. Empat personel spesialis evakuasi vertikal memanjat menara tersebut dan berhasil menjangkau korban sekitar pukul 09.00. Setelah memasang tali pengaman, jenazah berhasil diturunkan ke tanah sekitar pukul 10.00 pagi.
Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban adalah pria berusia sekitar 30 hingga 40 tahun. Ia meninggal akibat jeratan di leher dari bahan yang belum diidentifikasi. Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik dari pihak lain.
“Setelah dilaporkan hilang oleh rekan kerjanya, sinyal ponsel korban dilacak hingga mengarah ke menara listrik itu,” kata pihak kepolisian dalam laporan CNA yang dikutip suarabmi.co.id.
Korban diduga merupakan pekerja migran yang telah tiga hari hilang kontak sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa. Identitas korban masih dalam proses verifikasi.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







