Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Pekerja Migran Asal Lamongan Depresi di Malaysia, Keluarga Akhirnya Bisa Menemui Lagi Setelah Berbulan-Bulan Terpisah

×

Pekerja Migran Asal Lamongan Depresi di Malaysia, Keluarga Akhirnya Bisa Menemui Lagi Setelah Berbulan-Bulan Terpisah

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Lamongan yang sempat mengalami gangguan kejiwaan saat berada di Malaysia akhirnya berhasil dipulangkan dan kini telah berkumpul kembali dengan keluarganya. Pemulangan dilakukan melalui fasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia pada 15 Agustus 2025.

Pemuda tersebut diketahui bernama Angga Rian. Ia sempat berada di kamp imigrasi Malaysia selama tujuh bulan dan ditahan selama satu bulan, sebelum akhirnya dipulangkan karena mengalami depresi berat. Saat tiba di Indonesia, informasi mengenai alamat asalnya belum diketahui secara pasti.

“TKI dipulangkan karena depresi dan sudah 7 bulan di kamp imigrasi dan 1 bulan di penjara. Mengaku bernama Angga Rian dengan tanda-tanda ada tato di tangan dan di paspor ada tulisan LAMONGAN niat kerja di Malaysia ternyata ada masalah dan akhirnya dipulangkan karena depresi,” tulis Ipda Purnomo melalui unggahan di Instagram pada Jumat malam, 15 Agustus 2025.

Tak lama setelah unggahan tersebut tersebar, identitas Angga mulai terungkap berkat bantuan warganet. Ia diketahui berasal dari Desa Cerme, Kecamatan Ngimbang, Lamongan, dan merupakan anak dari Sanawi.

Ipda Purnomo menjelaskan bahwa Yayasan Berkas Bersinar menerima Angga dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lamongan, karena saat itu belum diketahui dengan pasti identitas maupun alamat asalnya.

“Kami memang menerima Mas Angga ini dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lamongan untuk kami tampung karena yang bersangkutan awalnya tidak diketahui alamatnya,” ujar Purnomo pada Minggu, 17 Agustus 2025, dikutips suarabmi.co.id dari Detik Jatim.

Setelah identitasnya diketahui, Angga dipertemukan kembali dengan keluarganya di yayasan yang berada di Kecamatan Modo. Purnomo menambahkan bahwa kondisi Angga kini berangsur pulih dan mulai mengingat identitas dirinya.

“Pemuda Lamongan sebagai TKI yang dideportasi karena mengalami masalah kesehatan setelah di yayasan Alhamdulillah mulai ingat nama, alamat dan keluarganya. Pagi (Sabtu) ini dijemput keluarga semoga ada keberkahan kesehatan ke depannya Aamiin,” tambah Purnomo.

Di sisi lain, Kepala Disnakertrans Lamongan, Mohammad Zamroni, mengatakan bahwa pihaknya menerima tiga orang PMI asal Lamongan yang dipulangkan dari Malaysia, salah satunya dalam kondisi depresi.

“Kami menjemput PMI asal Lamongan ini berdasarkan surat dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada 11 Agustus 2025 perihal penyampaian data kepulangan WNI/PMI bermasalah kelompok rentan dari Malaysia, dimana 3 diantaranya berasal dari Lamongan,” jelas Zamroni.

Dari tiga orang tersebut, dua di antaranya sudah dikembalikan ke rumah masing-masing, sementara satu orang, yaitu Angga, dititipkan ke yayasan hingga identitas lengkapnya diketahui.

Zamroni juga menjelaskan bahwa sebagian besar PMI yang dipulangkan mengalami persoalan izin tinggal atau permit, dan banyak di antaranya masuk ke Malaysia melalui jalur yang tidak resmi.

“Sudah bertemu dengan keluarganya dan saat ini masih dalam perawatan di Yayasan Berkas Bersinar hingga sembuh,” tutupnya.***

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==