Scroll untuk baca artikel
Internasional

Heboh PMI Penderita Kusta jadi Kasus Pertama di Rumania Setelah 44 Tahun Nihil Temuan

×

Heboh PMI Penderita Kusta jadi Kasus Pertama di Rumania Setelah 44 Tahun Nihil Temuan

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk melakukan penelusuran lanjutan di Rumania dan Indonesia terkait temuan warga negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi kusta di Rumania. Diketahui dua WNI tersebut sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Rumania.

Kementerian Kesehatan Rumania mengonfirmasi dua kasus kusta di sebuah salon spa di Kota Cluj-Napoca. Temuan tersebut menjadi kasus kusta pertama yang tercatat di negara anggota Uni Eropa itu dalam kurun waktu lebih dari 44 tahun.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan notifikasi diterima melalui International Health Regulation National Focal Point (IHR NFP) Rumania pada awal Desember 2025.

Baca Juga: 54 WNI Terlibat Scam Online dari Myanmar Diseberangkan ke Thailand Menjelang Pemulangan ke Indonesia

“Dari notifikasi tersebut, diketahui terdapat 2 orang WNI, yang bekerja di Rumania, dengan status suspek infeksi lepra/kusta. Kasus indeks (kasus awal positif) berasal dari ibu kedua WNI tersebut, yang berdomisili di Bali,” kata Aji mengutip Antara, Kamis, 18 Desember 2025, dikutip suarabmi.co.id dari CNN Indonesia.

Aji mengonfirmasi bahwa ibu dari kedua PMI tersebut saat ini tengah menjalani perawatan dan berada dalam kondisi baik. Ia menambahkan, kedua PMI itu direncanakan segera kembali ke Indonesia untuk mendapatkan pengobatan lanjutan.

“IHR NFP Indonesia dan Rumania terus melakukan koordinasi untuk penanganan kasus kusta tersebut,” ujarnya.

Situasi Kasus Kusta di Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Aji menyampaikan data nasional terkait kusta. Hingga 12 November 2025, tercatat 10.450 kasus baru kusta di Indonesia. Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai sejumlah gejala kusta, antara lain bercak kulit mati rasa, tidak gatal, tampak mengkilap atau bersisik kering, luka yang tidak nyeri pada tangan atau kaki, kesemutan, serta nyeri pada anggota gerak.

Baca Juga: Tragis! Dua TKI Tewas Terjebak Kobaran Api Apartemen Raksasa di Hong Kong, 2 WNI Lain Alami Luka-luka

“Kusta tidak mudah menular dan bisa sembuh total bila diobati sejak dini. Jika mengalami gejala kusta, segera datang ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk ditangani,” kata Aji.

Menurutnya, pengobatan kusta tersedia secara gratis di puskesmas dan harus dijalani hingga tuntas. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma dan diskriminasi terhadap penderita karena dapat menghambat upaya penemuan dan pengobatan kasus. (*)

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==