Suarabmi.co.id – Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim Ustaz Adi Hidayat akan memberikan bantuan senilai Rp 100 juta kepada sembilan tenaga kerja Indonesia (TKI).
Video tersebut disertai instruksi agar calon penerima bantuan menjawab pertanyaan tertentu dan mengirimkan data pribadi seperti nama dan tempat bekerja melalui pesan pribadi di Facebook.
Namun setelah ditelusuri, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks. Nama Ustaz Adi Hidayat dicatut untuk kepentingan penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga: BP2MI Tidak Berikan Bantuan Rp 300 Juta kepada TKI, Hati-hati Kalau Baca Ini
Dikutip Suara BMI dari website Komdigi, tidak ada informasi resmi dari akun media sosial milik Ustaz Adi Hidayat yang menyebutkan adanya program bantuan untuk TKI sebesar Rp 100 juta.
Video yang beredar juga diketahui sebagai hasil manipulasi digital. Materi aslinya berasal dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, yang membahas kegiatan Al Quran Sunnah Solution, tanpa menyebut apapun soal bantuan kepada TKI.
Modus seperti ini bukan hal baru. Penipu seringkali menggunakan nama tokoh agama atau figur publik terkenal agar korban lebih mudah percaya. Oleh karena itu, pekerja migran Indonesia diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi semacam ini.
Jika menemukan tawaran bantuan mencurigakan, sebaiknya dicek kebenarannya terlebih dahulu melalui kanal resmi atau media terpercaya. Jangan sembarangan membagikan data pribadi, apalagi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.***
Ikuti berita terbaru dan pilihan kamimelalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel.







