Suarabmi.co.id – Awalnya kegiatan arak-arakan Dajia Mazu pada 18 April telah melintasi Jembatan Dadu dan memasuki wilayah Kota Changhua. Namun sebelum mencapai area yang disebut “zona tingkat satu” di Terowongan Bawah Tanah Minsheng, terjadi bentrokan sekitar pukul 22:50 di Jalan Ziqiang.
Peristiwa diduga bermula dari dorong-dorongan antar kelompok penyambut, dengan informasi awal menyebutkan adanya warga yang minum alkohol di persimpangan Jalan Ziqiang dan Jalan Yong’an lalu terjadi perkelahian, dikutip dari LTN.
Baca Juga: Diam-diam Rumah Tua di Taiwan Mulai Dibeli Pekerja Migran
Polisi yang datang untuk memisahkan pihak yang terlibat justru terdorong dalam kericuhan, menyebabkan benturan fisik yang mengakibatkan 3 petugas polisi mengalami luka ringan, termasuk 1 polisi terjatuh dan mengalami mimisan, serta 2 warga ditangkap di tempat dan dibawa ke kantor polisi.
Menurut keterangan polisi, kejadian terjadi saat upaya pemisahan massa, dan selanjutnya akan dilakukan pengumpulan bukti rekaman serta pemanggilan pihak terkait untuk proses hukum.
Sebelumnya, kepolisian telah membentuk tim polisi mobile untuk menjaga area sekitar Terowongan Bawah Tanah Minsheng dengan target mempertahankan rekor 3 tahun tanpa kekerasan, namun kejadian pada malam tersebut membuat rekor itu gagal.
Insiden terjadi setelah pukul 22:00 dengan suara petasan dan kembang api yang terus-menerus, yang juga menimbulkan keluhan warga.
Kepala Kepolisian Kabupaten Changhua, Chen Shihuang, kemudian menugaskan Lin Yinghuang untuk mengunjungi dan menjenguk petugas yang terluka di rumah sakit. (*)







